Curi Mobil, Bobo Dibekuk di Rumah Pacar

  • Whatsapp
TERSANGKA Bobo (pakai baju tahanan) saat ditunjukkan polisi di Mapolres Buleleng. Foto: rik
TERSANGKA Bobo (pakai baju tahanan) saat ditunjukkan polisi di Mapolres Buleleng. Foto: rik

BULELENG – Putu Elvan Widhiadnyana alias Bobo (20) warga Banjar Dinas Celuk Buluh, Desa Kalibukbuk, Buleleng, dibekuk jajaran Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja. Pelaku pencurian mobil ini dibekuk polisi saat berada di rumah pacarnya.

Tersangka Bobo melakukan aksi kejahatannya mencuri mobil Splash dengan nopol DK 1937 UM milik Kadek Juli Artha (25) warga Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng, di sebuah kos yang tidak jauh dari rumah tersangka. Kasus itu kemudian dilaporkan oleh korban pada Rabu (25/8/2021).

Bacaan Lainnya

Setelah menerima laporan korban Arta, jajaran Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja langsung melakukan penyelidikan ke kos korban yang tidak jauh dari tempat tinggal tersangka di wilayah Desa Kalibukbuk. Berdasarkan hasil pemeriksaan kamera CCTV di sekitar lokasi dan keterangan sejumlah saksi, polisi pun mencurigai salah satu warga sebagai pelakunya.

Tak lama kurang dari 2 jam pascakasus ini dilaporkan, polisi mencari Bobo di kediamannya. Hanya saja saat itu polisi tidak berhasil menemukan Bobo.

Selanjutnya polisi mencari Bobo di rumah pacarnya di wilayah Sukasada. Akhirnya, Bobo berhasil dibekuk saat ‘ngapel’ di rumah pacarnya. Saat diinterogasi, Bobo pun mengakui perbuatannya telah mencuri mobil milik korban.

Baca juga :  Beroperasi Melebihi Jam PKM, Satpol PP Denpasar Tertibkan Kafe di Jalan Diponogoro

Kapolres Buleleng, AKBP Andrian Pramudianto, mengatakan, selain mencuri mobil, tersangka Bobo juga mengambil BPKB dan STNK mobil tersebut. “Pelaku ini masuk ke kamar kos korban lewat jendela dan mengambil kunci kendaraan serta BPKB dan STNK, lalu membawa kabur kendaraan korban,” kata AKBP Andrian, Jumat (27/8/2021).

Bobo diamankan aparat kepolisian bersama barang bukti berupa mobil hasil curiannya. “Mobil itu digadaikan sebesar Rp30 juta kepada salah seorang di Desa Panji. Uang itu dipakai untuk bayar utang dan memenuhi keperluannya serta foya-foya,” pungkas AKBP Andrian.

Akibat perbuatannya, tersangka Bobo terancam dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 5 tahun penjara. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.