UDD PMI Buleleng Kurang Tiga Ribu Kantong Darah, Target 12 Ribu Kantong Setahun

  • Whatsapp
KEGIATAN donor darah di kantor UDD PMI Buleleng. Foto: rik
KEGIATAN donor darah di kantor UDD PMI Buleleng. Foto: rik

BULELENG – Persediaan stok kantong darah di Buleleng sejauh ini masih sangat kurang. Palang Merah (PMI) Buleleng melalui Unit Donor Darah (UDD) PMI Buleleng menargetkan dalam setahun memerlukan setidaknya 12.000 kantong darah. Namun hingga akhir Agustus 2021 masih kurang sekitar 3.000 kantong darah.

Kepala UDD PMI Buleleng, dr. Rizani Kadir Tangguda, mengatakan, saat ini capaian pemenuhan darah baru mencapai sekitar 9.000 kantong dari target. Dikatakannya, ketersediaan ini masih sangat kurang. Untuk menjaga stok ketersediaan darah di UDD PMI Buleleng, bagi masyarakat yang memerlukan darah diwajibkan keluarga pasien yang mendonorkan darahnya sebagai donor pengganti.

Bacaan Lainnya

“Ini terpaksa kami lakukan, karena melihat ketersediaan darah yang sangat kurang. Kebutuhan per hari saja sekitar 30 kantong sampai 35 kantong. Saya berharap pendonor tetap untuk rutin melakukan donor darah sesuai jadwal,” kata dr. Rizani Kadir, ditemui belum lama ini.

Dalam pemenuhan kebutuhan darah di UDD PMI Buleleng, kata dr Rizani, pihaknya sudah melakukan kegiatan donor sesuai jadwal ditentukan, donor darah sistem jemput bola dengan mobil UDD, serta ajakan donor melalui berbagai media sosial. Selain jemput bola, dia berharap, dengan pelayanan UDD PMI Buleleng di gedung baru yang berlokasi di Jalan Yudistira Utara, Kelurahan Astina, Buleleng dapat menggugah kesadaran masyarakat ikut donor darah.

Baca juga :  Paslon di Tabanan Setuju Desain Surat Suara

“Gedung baru ini representatif dan dapat melayani 24 jam. Bagi para pendonor dilayani sampai jam 6 sore setiap hari. Di masa pandemi ini, ada perasaan takut donor karena masuk ke areal rumah sakit. Tapi sekarang sudah gedung baru,” ujar dr. Rizani Kadir.

Salah seorang pendonor asal Desa Jinengdalem, Gede Hari Yuda Pratama, ditemui usai donor, mengatakan, rutin mendonor darah, bahkan hingga 30 kali. Dia mengaku mendapatkan informasi donor darah melalui pesan singkat dari PMI.

“Kebetulan ada keluarga teman yang perlu darah, dan kebetulan jadwal juga karena sudah 2 bulan lalu saya donor. Semoga sumbangsih dengan setetes darah ini dapat menolong sesama. Saya imbau agar masyarakat jangan takut donor,” pungkas Hari Yuda Pratama.

Fasilitas gedung baru UDD PMI Buleleng adalah bekas Sekretariat IDI dan IBI Buleleng. Gedung ini sudah beroperasi sejak 1 Agustus 2021, dengan memiliki sarana ruang pemeriksaan dokter, ruang donor dengan 3 bed, ruang istirahat dan laboratorium, dengan total pegawai ada 22 orang dan 2 dokter. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.