Covid-19 Menurun, Masyarakat Karangasem Diimbau Tetap Waspada

  • Whatsapp
DIREKTUR RSUD Karangasem, I Wayan Suardana. foto: ist

KARANGASEM – Angka kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir memang mengalami penurunan cukup signifikan. Meski demikian, masyarakat Karangasem diimbau tetap waspada mengingat Covid-19 sulit diprediksi.

Imbauan itu dilontarkan Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Karangasem, I Ketut Sedana Merta, Kamis (18/11/2021). “Benar, di Karangasem sudah menurun, bahkan ini di seluruh Bali,” kata Sedana Merta yang juga Sekda Karangasem itu.

Bacaan Lainnya

Dia mengungkapkan, meski sudah divaksin, masyarakat masih tetap bisa terpapar Covid-19, karena bergantung kondisi tubuh juga. Bedanya, dengan sudah divaksin akan memberi peluang daya ketahanan tubuh yang lebih baik.

Oleh sebab itu, dia menyebut terus berupaya mengoptimalkan vaksinasi supaya seluruh masyarakat mendapat vaksin lengkap. Caranya dengan menggandeng TNI, Polri dan Forkopimda lainnya untuk menyasar masyarakat yang belum mendapat vaksinasi.

“Jika masyarakat mengetahui ada keluarga atau kerabat yang belum mendapat vaksin, silakan melapor ke Satgas Covid. Nanti kami kerahkan tim, bila perlu lakukan jemput bola dengan mendatangi langsung rumah yang bersangkutan, agar vaksin di Karangasem secepatnya tuntas,” tegasnya.

Jika masyarakat seluruhnya tervaksinasi, pihaknya berharap risiko terpapar Covid-19 menjadi lebih rendah. Ia juga mengajak masyarakat harus sadar Covid-19 masih ada dan sulit diduga.

Baca juga :  Bank BPD Bali Cabang Gianyar Bantu Tim Medis

Ia juga berharap, semoga tidak ada lagi varian baru yang lebih ganas dari sebelumnya. Untuk itu, masyarakat harus sadar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat seperti memakai masker dan lain sebagainya.

Direktur RSUD Karangasem, I Wayan Suardana, menjelaskan, pasien Covid-19 di Karangasem saat ini memang mengalami penurunan. Kondisi merangkak menurun itu terjadi pada bulan September, kemudian masuk Oktober sudah landai sekali. “Sampai November ini sudah mulai sangat berkurang, hanya satu sampai dua pasien saja,” ungkapnya.

Menurut dokter spesialis penyakit dalam yang menangani pasien Covid-19 di RSUD Karangasem, dr. Made Nariarta, Sp.PD, penurunan kasus di Karangasem karena pengaruh gerakan pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 yakni tracing (telusur), testing, vaksinasi dan isoter.

Selain itu tingkat kesadaran masyarakat juga memahami kondisi saat ini. “Intinya prokes tetap dilakukan, kita jangan lengah juga,” pesannya. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.