Bupati Suwirta Jelajahi Desa Aan, Potensi Air Melimpah, Tapi Terbuang ke Tukad Jinah

  • Whatsapp
BUPATI Suwirta menjelajahi area perbukitan, persawahan, dan sungai di wilayah Desa Aan Sabtu (25/10/2020). Foto: ist
BUPATI Suwirta (ketiga dari kanan) menjelajahi area perbukitan, persawahan, dan sungai di wilayah Desa Aan, Sabtu (24/10/2020). foto: ist

KLUNGKUNG – Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan memiliki beragam potensi alam yang, bila dikelola dengan benar, dapat memberi manfaat luar biasa bagi warga. Pandangan itu disampaikan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, usai menjelajahi area perbukitan, persawahan dan sungai di wilayah Desa Aan bersama Camat Banjarangkan dan sejumlah kepala OPD, Sabtu (24/10/2020). Potensi dimaksud antara lain pemandangan alam perbukitan dan sawah yang indah, juga sungai dengan air berlimpah.

Jelajah alam dimulai dari Puncak Jati di Desa Timuhun, Banjarangkan. Tiba di tempat ini pukul 8.00 Wita, Suwirta dan rombongan terpikat dengan indahnya pemandangan perbukitan dan persawahan di bawahnya. Meski diguyur hujan, tidak menyurutkan niat Bupati dan rombongan berjalan kaki menjelajahi jalan setapak berlumpur.

Bacaan Lainnya

Setelah berjalan ratusan meter, rasa lelah terbayar dengan indahnya pemandangan sebuah titik yang diberi nama Sunrise Point. Di tempat ini kita bisa melihat pemandangan perbukitan, sawah, dan sungai berjarak ratusan meter di bawahnya. Perbekel Desa Aan berkata, meski belum ditata, titik ini acapkali dipakai orang untuk berswafoto maupun sekadar menikmati pemandangan. Bupati memerintah perbekel melakukan pembebasan lahan guna pelebaran jalan dan penataan, agar Sunrise Point menjadi lebih indah, nyaman dan aman.

Baca juga :  WhatsApp Keluarkan Empat Fitur Baru

Selain pemandangan alam indah, Desa Aan juga memiliki sungai dan mata air berlimpah. Awalnya Perbekel hanya menunjukan bak penampungan Pamsimas dan beberapa mata air yang mudah diakses dan telah dikelola. Namun, Suwirta minta ditunjukkan jika ada mata air lain meski lokasinya berada di tempat yang sulit dijangkau.

Perbekel lalu mengantar Bupati beserta rombongan melihat sejumlah sumber air di Pura Pesiraman Desa Aan, yang memiliki debit air lumayan besar. Hanya, letaknya sedikit sulit diakses serta belum dikelola. Melihat ada potensi bagus, Suwirta memerintah Kadis PU Pera, Agung Lesmana, untuk segera berkoordinasi dengan PDAM dan pihak desa demi bisa memanfaatkan air ini.

“Selama ini kita terus meributkan masalah air PDAM yang jarang mengalir, ternyata tempat ini memiliki mata air yang melimpah. Airnya kebanyakan tidak dimanfaatkan dan terbuang percuma ke Tukad Jinah. Ketimbang terus bikin sumur bor yang kadang airnya tidak ada, lebih baik air ini kita manfaatkan,” cetusnya.

Setelah berjalan sekira dua kilometer, Suwirta dan rombongan tiba di objek wisata Petapan Park. Objek yang baru dibuka pada 5 Agustus lalu ini menyajikan berbagai wahana permainan seperti river tubing, permainan air sungai, kolam pancing, area perkemahan, hingga wisata spiritual tempat melukat. Selain itu, Petapan Park yang dikelola Koperasi Giri Amerta Sari ini juga menyajikan berbagai hidangan kekinian, seperti bakso dan soto serta hidangan khas perdesaan seperti nasi sela dan nasi campur. Di sini juga tengah dibangun pembangkit listrik tenaga air menggunakan kincir air yang digarap Politeknik Negeri Bali.

Baca juga :  Mas Sumatri Serahkan Remisi bagi 112 Napi

Menurtu Suwirta, jelajah alam bukan jalan-jalan semata, tapi untuk memetakan potensi di Desa Aan. Terkait potensi air, sebutnya, Desa Aan dan dinas terkait harus segera berkoordinasi supaya bisa memanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan PDAM. “Pemerintah Daerah Klungkung akan senantiasa mengawal dan mendukung desa-desa yang memiliki potensi dan berkomitmen membangun,” simpulnya. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.