BNNK Denpasar Serukan Pelajar Jauhi Narkoba

KEPALA BNNK Denpasar, Kombes Pol. I Ketut Adnyana Putera, saat menjadi pembina apel bendera di SMPN 4 Denpasar, Senin (19/9/2022). Foto: tra
KEPALA BNNK Denpasar, Kombes Pol. I Ketut Adnyana Putera, saat menjadi pembina apel bendera di SMPN 4 Denpasar, Senin (19/9/2022). Foto: tra

DENPASAR – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar, Kombes Pol. I Ketut Adnyana Putera, S.Si., menyerukan pelajar menjauhi segala jenis narkotika dan obat-obatan berbahaya agar masa depan menjadi lebih baik. “Jauhi narkoba dan jangan sampai terlibat didalamnya baik sebagai pemakai apalagi mengedarkannya. Jika sudah terjerumus, masa depan hancur,” lugas Kepala BNNK Denpasar saat menjadi pembina apel bendera di SMPN 4 Denpasar, Senin (19/9/2022).

Ia mengatakan, usia pelajar memang rentan terjerumus penyalahgunaan narkoba. Selain itu, pelajar memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sehingga tertantang mencoba segala sesuatu termasuk narkoba dan obat-obatan terlarang yang saat ini marak peredarannya.

Read More

“Intinya jangan pernah mencoba apa pun bentuk dan jenis narkoba karena sekali mencoba, bisa dipastikan ingin dan ingin lagi sehingga membuat kecanduan dan sulit terbebas,” ungkapnya.

Adnyana Putera juga memberikan tips agar generasi muda terbebas dari narkoba, di antaranya dengan melakukan berbagai kegiatan positif. Melalui organisasi yang ada di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat baik itu melalui kegiatan keagamaan, kemasyarakatan, olahraga, pramuka, dan kesenian.

“Anak-anak yang terjerumus ke dalam lingkaran narkoba itu terkadang mereka yang tidak ada aktivitasnya. Menganggur sehingga sangat mudah tergoda untuk menggunakan narkoba dengan dalih sekadar coba-coba. Tapi ketika sudah mencobanya, sudah bisa dipastikan akan ketagihan dan akhirnya terjerumus,” ujarnya.

Selain itu, Adnyana Putera berpesan kepada generasi muda bergaul dengan mereka yang benar. Memiliki teman yang saling mengingatkan. Sehingga sama-sama berdisiplin dan terhindar dari bahaya narkoba. Serta yang terpenting, generasi muda harus meyakini bahwa narkoba adalah alat perusak diri dan perusak masa depan generasi muda.

BNNK Denpasar, lanjut Adnyana Putera, menggiatkan program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba). Ia mengatakan lewat Sekolah Bersinar ini ada peran aktif dari sekolah untuk membantu mengkampanyekan bahaya narkoba. Mulai dari penyuluhan, sosialiasi dan edukasi yang menyasar kepada para pelajar.

“Di Sekolah Bersinar selain memberikan edukasi, melaksanakan sosialisasi dengan berbagai macam seminar dan membuat program P4GN, pihak sekolah juga harus punya komitmen, regulasi dan pembentukan satgas/relawan,” sebutnya.

Program Sekolah Bersinar ini didukung Kepala SMPN 4 Denpasar, I Nyoman Gede Wiastra, S.Pd., M.Pd. Menurut Wiastra, program ini sangat bagus dan sangat baik untuk keberadaan sekolah serta warga sekolah itu sendiri.

“Dengan adanya kegiatan seperti sosialisasi dan penyuluhan rutin itu, para generasi penerus bisa terbebas dari bahaya narkoba yang bisa merusak masa depan,’’ ujar Wiratama.

Menurutnya, sosialisasi menjadi salah satu cara untuk mengajak semua pihak berperan aktif dalam upaya P4GN di Kota Denpasar, khususnya di lingkungan pendidikan untuk menjaga anak didik agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. ‘’Jika bahaya narkoba tidak dikenalkan sejak dini, dan jika peredaran narkoba tidak diberantas dari sekarang, maka lihat lima atau sepuluh tahun yang akan datang, seperti apa generasi muda kita nantinya,’’ ucapnya. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.