Bawaslu Bali Telusuri Skandal Oknum Bawaslu Badung, Oknum Bawaslu Denpasar Tunggu Diplenokan

KETUA Bawaslu Bali, Agus Tirta Suguna. Foto: ist
KETUA Bawaslu Bali, Agus Tirta Suguna. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Baru sebulan menjabat, Bawaslu Bali sudah direpotkan dengan skandal yang membelit oknum anggota Bawaslu Badung, Rachmat Tamara. Disebut-sebut sebagai “titipan orang Bawaslu RI”, Rachmat diduga memalsukan identitas diri sebagai syarat melamar, dan kemudian terpilih, sebagai komisioner Bawaslu Badung. Mencantumkan identitas sebagai warga Badung, tapi dia juga tercatat sebagai warga Denpasar.   

Menyikapi heboh tersebut, Ketua Bawaslu Bali, Agus Tirta Suguna, mengaku akan menindaklanjuti informasi dan temuan tersebut. “Kami akan melakukan penelusuran terkait dengan proses klarifikasi. Nanti yang bersangkutan diberi kesempatan klarifikasi atas temuan itu,” jawabnya dengan artikulasi hati-hati saat dimintai tanggapan, Minggu (10/9/2023).

Read More

Klarifikasi, jelas Agus, ditempuh guna membuktikan apakah informasi atau temuan yang beredar atau tidak. Pun akan dikonfrontir dengan data-data yang ditemukan saat penelusuran lapangan oleh Bawaslu Bali. Hanya, dia enggan merinci sanksi apa yang menanti jika kemudian informasi itu terbukti benar. Alasannya, Bawaslu Bali hanya menjalani proses penelusuran, tapi bukan eksekutor untuk memberi sanksi ketika ada kesalahan semacam itu.

“(Sanksi) itu tetap ranahnya Bawaslu RI, nanti Pusat yang menentukan sanksi. Kami hanya membuktikan dulu dengan klarifikasi yang bersangkutan, berikut data yang kami peroleh,” terang mantan Ketua KPU Gianyar tersebut.

Disinggung kasus serupa di Bawaslu Denpasar yang membelit oknum komisioner Suyanto, Agus mendaku sudah dihadirkan dan diklarifikasi bersama jajaran kesekretariatan. Hasilnya akan dikaji, dilakukan rapat pleno, dan dilaporkan ke Bawaslu RI. “Sudah proses pelaporan ke RI, apa langkah selanjutnya bergantung Bawaslu RI. Masih kajian, dalam minggu-minggu ini akan dikomunikasikan di Bawaslu Bali,” tandasnya.

Sebagai catatan, Suyanto sebelumnya diduga sebagai tim sukses caleg Golkar pada Pemilu 2019. Terkuaknya gegara postingan di Instagram Bawaslu Denpasar, medio Agustus lalu. Dikutip dari tribunbali.com, 22/8/2023, ada unggahan untuk memperkenalkan anggota Bawaslu Denpasar yang baru itu.

Suyanto tercantum pengalaman kepemiluan sebagai anggota tim sukses caleg Golkar pada Pemilu 2019. Seakan tidak membantah semua, Suyanto menegaskan seharusnya tahun dia menjadi tim sukses pada 2014 silam, bukan 2019. Dia juga berujar tak pernah membuat Kartu Tanda Anggota (KTA), tak tercantum dalam SK, dan tak menerima tunjangan.

Terkait skandal yang membelit Tamara, sejumlah sumber yang ditemui menuturkan, kasus Tamara sudah masuk dalam penelusuran intelijen untuk dugaan pemalsuan identitas diri. Terkuaknya karena ketika menerima honor, sistem tidak menerima data Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dimasukkan. Sebab, NIK Tamara yang berstatus warga Badung ternyata terdaftar juga sebagai warga Denpasar. “Temen-temen intel turun, karena ini pemalsuan KTP dan KK. Kalau tidak dikuak, Dinas Dukcapil Badung bisa kena imbas,” bisik sumber. hen

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.