DENPASAR – Kondisi masyarakat Kota Denpasar yang terkena efek domino karena pandemi, membangkitkan rasa empati Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar bersinergi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Denpasar untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk membantu UMKM di Kota Denpasar, Disdikpora Kota Denpasar bersama MKKS SMP Kota Denpasar memborong nasi bungkus yang dijual UMKM di wilayah Desa Sumerta Kauh, Denpasar Timur, Minggu (1/8/2021).
Selanjutnya, sebanyak 250 bungkus nasi jinggo yang dibeli itu diserahkan ke Kantor Desa Sumerta Kauh dan di Posko PPKM Dusun Pagan Tengah, Sumerta Kauh, Denpasar Timur, serta masyarakat yang membutuhkan. Nasi jinggo itu diserahkan Ketua MKKS SMP Kota Denpasar, I Wayan Murdana, bersama staf Disdikpora Kota Denpasar, dan diterima Perbekel Sumerta Kauh, I Wayan Sentana dan tim di Posko PPKM Dusun Pagan Tengah.
Murdana mengatakan, di tengah perekonomian sulit akibat pandemi Covid-19, pola hidup masyarakat secara otomatis akan berubah. Masyarakat lebih memilih hidup hemat dengan memasak sendiri di rumah. Akibatnya, banyak pedagang nasi bungkus yang jualannya tak laku.
‘’Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikppra) Kota Denpasar dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Denpasar, membangun rasa empati dan menyame braya di tengah pandemi Covid-19,’’ sebutnya.
Murdana menambahkan, pandemi Covid-19 yang mewabah hingga saat ini sangat dirasakan dampaknya bagi masyarakat Kota Denpasar. Tak hanya sektor kesehatan, perekonomian masyarakat juga mengalami goncangan hebat.
Menurutnya, program ini membantu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bidang kuliner seperti warung nasi dan lainnya tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19. ‘’Ini adalah bentuk kontribusi pemberdayaan UMKM sesuai instruksi Bapak Wali Kota Denpasar yang meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar untuk membantu perekonomian desa/kelurahan. Termasuk kita di persekolahan atas ide cemerlang Bapak Kadisdikpora Kota Denpasar bergerak membantu UMKM yang ada di Kota Denpasar,’’ kata Murdana.
Program ini, sambung Murdana, juga sudah sosialisasikan pada satuan pendidikan khususnya di jenjang SMP di Kota Denpasar untuk mengikuti hal serupa di wilayah masing-masing. Dengan begitu vibrasi gerakan positif pemberdayaan UMKM ini akan terjadi gerakan kapasitas peningkatan penghasilan UMKM.
‘’Ide Bapak Kadisdikpora sangat cemerlang. Kalau tidak dari kita yang membantu semeton, siapa lagi. Dengan bergerak bersama-sama akan terjadi peredaran peningkatan dan pertubuhan ekonomi di Kota Denpasar di tengah pandemi Covid-19,’’ ungkapnya menandaskan.
Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, mengajak sekolah (guru-pegawai), terutama mereka yang diberi kelebihan rezeki untuk turut melakukan gerakan membantu warung kecil di masa pandemi. Sebab, untuk bangkit di masa pandemi ini tidak bisa hanya menggantungkan kepada pemerintah. ‘’Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membantu sesama di masa pandemi ini. Apa yang bisa kita bantu, kita bantu. Tidak hanya berupa materi. Juga bisa dengan memberikan ide kreativitas dan lain sebagainya agar UMKM bisa survive di masa ekonomi sulit seperti ini,’’ tutup Eddy Mulya. tra
























