DENPASAR – Bank BPD Bali terus meningkatkan inovasi berkaitan dengan transformasi teknologi digital. Menyongsong dibukanya Bali untuk wisatawan mancanegara, Bank BPD Bali memastikan CHSE harus berjalan.
Bahkan, setiap nasabah yang akan berkunjung ke Bank BPD Bali wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Apabila ada pengunjung yang tidak memiliki HP android maupun aplikasi PeduliLindungi, dibuatkan skema layanan lain.
‘’Penerapan CHSE merupakan sebagai bentuk layanan bahwa Bank BPD Bali sudah menerapkan protokol kesehatan,’’ kata Direktur Operasional Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa, Sabtu (2/10/2021).
Pembukaan pariwisata bagi wisatawan mancanegara diharapkan mampu membangkitkan ekonomi Bali. Dengan begitu nasabah yang mendapatkan relaksasi bisa kembali mengukur peningkatan ekonominya. ‘’Saya yakin dengan kekuatan stakeholder di Bali dalam menggiatkan vaksinasi massal, mudah-mudahan rencana open border bisa direalisasikan,’’ harapnya.
Bank BPD Bali, kata dia, sudah melakukan transformasi layanan digital seperti QRIS, mobile banking, serta tahapan e-money server. Bank BPD Bali saat ini juga tengah mempersiapkan pelanyanan perbankan on boarding UMKM, dari pelayanannya luring menjadi daring.
‘’Sebab ini merupakan suatu solusi ke depan untuk mengakses kebutuhan nasabah milenial. Seluruh lembaga keuangan mikro kita ajak berlolaborasi memperkuat literasi keuangan digital di Bali,’’ ujarnya memungkasi. nan























