Bali Tambah 33 Orang Positif Covid-19, Tiga Kabupaten Nihil

  • Whatsapp

DENPASAR – Tambahan kasus terkonfirmasi positif yang terus melandai, kembali mengiringi perjalanan perkembangan harian pandemi covid-19 di Provinsi Bali, dalam beberapa hari ini. Sementara pasien sembuh terus melonjak dan kasus meninggal dunia juga menurun.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali yang diterima posmerdeka.com, Rabu (2/6/2021), pasien sembuh bertambah sebanyak 75 orang, sehingga totalnya menjadi 45.248 orang (95,62%) dengan rincian 45.103 WNI dan 145 WNA.

Bacaan Lainnya

Sedangkan tambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 33 orang (29 orang melalui Transmisi Lokal dan 4 PPDN), berselisih 42 orang dari pasien sembuh. Sementara, kasus meninggal dunia hanya bertambah 1 orang yang merupakan warga Kabupaten Tabanan.

Dari 33 orang terkonfirmasi positif tersebut tersebar di enam kabupaten/kota. Rinciannya; Badung 11 orang, Denpasar 7 orang, Tabanan 4 orang, Gianyar 3 orang, Bangli 2 orang dan Karangasem 1 orang. Kabar baiknya, tiga kabupaten yakni Klungkung, Jembrana dan Buleleng nihil tambahan kasus positif baru.

Dengan demikian, secara kumulatif, kasus positif sampai saat ini di Bali berjumlah 47.320 orang (47.158 WNI dan 162 WNA). Sementara kasus meninggal dunia 1.504 Orang (3,18%) dengan rincian 1.498 WNI dan 6 WNA.

Baca juga :  GTPP Covid-19 Buleleng Bakal Lakukan Tes Usap Massal

Meningkatnya jumlah pasien sembuh dalam beberapa hari, dan mulai melandainya tambahan kasus positif, secara langsung membuat kasus aktif (pasien dalam perawatan) semakin menurun. Kali ini berkurang sebanyak 43 menjadi 568 Orang (1,20%) dengan rincian 557 WNI dan 11 WNA.

Untuk mempercepat penanganan pandemi, pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat. Sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia.

Masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 1.325.407 orang dan vaksin 2 sebanyak 636.639 orang. Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 2.686.370 dosis dengan sisa stok vaksin sebanyak 724.324 dosis.

Kemudian, dalam mencegah penyebaran virus Covid-19, Gubernur Bali telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 07 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, berlaku sejak tanggal 23 Maret 2021 sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Hal lain yang diatur antara lain, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Pemerintah juga mengantisipasi mobilitas warga pada saat arus balik lebaran. Langkah pengendalian dilakukan salah satunya dengan memperbanyak tes antigen secara acak.

Presiden RI Joko Widodo meminta agar ada penguatan PPKM Mikro pasca lebaran 2021 baik di daerah asal maupun daerah tujuan arus balik pemudik.

Baca juga :  Cegah Klaster TPS, Jaya Negara Sarankan Ini

Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun dan mentaati aturan serta diimbau tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.