Bali Tambah 132 Orang Positif Covid-19, Karangasem dan Klungkung Nihil

  • Whatsapp

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali terus diwarnai lonjakan penambahan kasus terkonfirimasi positif, dimana hari ini Kamis (17/12/2020) bertambah 132 orang (125 melalui transmisi lokal dan 7 PPDN). Sementara pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 101 orang atau 31 orang lebih sedikit dari tambahan kasus positif baru.

Berdasarkan data harian yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Kamis (17/12/2020), tujuh kabupaten/kota melaporkan tambahan kasus positif baru, kecuali Kabupaten Karangasem dan Klungkung nihil.

Bacaan Lainnya

Kali ini Kota Denpasar menjadi penyumbang terbanyak tambahan kasus positif baru, sebanyak 48 orang. Disusul Tabanan (32), Badung (24), Jembrana (10), Bangli (8), Gianyar (7) dan Buleleng 3 orang.

”Dengan demikian, secara kumulatif sampai hari ini, kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 16.012 orang (15.978 WNI dan 34 WNA) yang didominasi transmisi lokal sebanyak 15.582 kasus,” jelas Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Kamis (17/12/2020).

Sementara itu, 101 pasien yang dinyatakan sembuh tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali. Rinciannya, Tabanan 27 orang, Denpasar (26), Badung (17), Jembrana (15), Gianyar (10), Bangli (3), Klungkung, Buleleng dan Karangasem masing-masing 1 orang.

Baca juga :  Tekan Penyebaran Corona, Lurah Ubung Minta Pelaku Usaha Tetap Disiplin Prokes

”Dengan tambahan 101 orang tersebut, kini secara kumulatif pasien positif covid-19 yang telah sembuh di Bali berjumlah 14.596 orang (91,16%) dengan rincian 14.568 WNI dan 28 WNA,” ujar Rentin yang juga menjabat Kalaksa BPBD Provinsi Bali.

Satgas juga kembali menyampaikan kabar duka, dimana 2 pasien positif covid-19 meninggal dunia yang merupakan warga Kabupaten Bangli dan Tabanan. Dengan demikian, virus covid-19 telah merenggut korban jiwa di Bali sebanyak 476 orang (2,97%).

Dari jumlah 476 itu, sebanyak 97 merupakan warga Kota Denpasar (terbanyak). Disusul Gianyar 77 orang, Buleleng 64 orang, Tabanan 55 orang, Badung 54 orang, Karangasem 51 orang, Bangli 37 orang, Klungkung 22 orang, Jembrana 15 orang, domisili luar Bali 1 orang dan 3 orang merupakan WNA.

Berdasarkan data tersebut, kini jumlah kasus aktif (pasien dalam perawatan) di Bali menjadi 940 orang (5,87%) dengan rincian 937 WNI dan 3 WNA. Mereka menjalani perawatan di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Satgas, lanjut Rentin, juga tak henti-hentinya mengajak masyarakat Bali agar meningkatkan kewaspadaan dan disiplin mematuhi protokol kesehatan, dimana pun berada karena covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp100.000 bagi pelanggar perorangan, dan Rp1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Baca juga :  Antisipasi Corona, Pemkab Bangli Minta Warga Jaga Jarak Belanja di Pasar

Made Rentin juga mengingatkan kembali pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker kapanpun & dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Ditegaskan Rentin, bahwa pengendalian dan pencegahan covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. ”Untuk itu, mari kita dukung upaya pemerintah, dengan penuh disiplin melaksanakan protokol kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” ajaknya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.