Badung Luncurkan Lima Aplikasi Inovasi Pelayanan Publik

  • Whatsapp
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta (keempat dari kanan) saat soft launching aplikasi untuk inovasi bidang pelayanan publik di Gedung Command Center Diskominfo Badung, Selasa (7/9/2021). foto: ist

MANGUPURA – Pemkab Badung, Selasa (7/9/2021) meluncurkan lima aplikasi inovasi di bidang layanan publik di Gedung Command Center Diskominfo Kabupaten Badung. Inovasi tersebut lahir dalam rangka Implementasi Diklat Kepemimpinan Nasional Tingkat II yang diikuti kepala OPD di Kabupaten Badung.

Adapun aplikasi yang akan diluncurkan adalah Indahnya Terang Bulan (Identifikasi Wilayah Pelayanan Tera/Tera Ulang Berkelanjutan) oleh Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung; Gapura Desa (Gerbang Pelayanan Umum Pertama Menuju Desa Berbasis Elektronik, Sejahtera dan Aman) dengan Aplikasi Smart Card Reader oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Badung; Bang Goni (Badung Go Tani) oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung; Si Kawan (Sistem Informasi Fasilitasi Kinerja Dewan) oleh Sekretariat DPRD Kabupaten Badung; dan Bares (Berbasis Terstruktur, Sistematik dan Massif) oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung.

Bacaan Lainnya

Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, menyampaikan terima kasih kepada kepala OPD yang telah berinovasi, sehingga mempermudah dan mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat. Ketika berbicara Badung smart city, maka semua desa yang ada di Badung akan menjadi smart village. Semua OPD harus bergerak bersama-sama dengan menggunakan teknologi, guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga :  Ratusan Pemulung di TPA Suwung Digelontor Sembako

‘’Dinas Kominfo akan menjadi leader pertama untuk memberikan semua akses baik fiber optik maupun servernya. Untuk masalah sampah sudah ada DLHK dengan tim, bagaimana ke depan bisa mengatasi masalah sampah dengan teknologi yang ada. Untuk urusan berkenaan dengan wanita tani dan itu wajib diayomi oleh Dinas Pertanian. Semua akan menggunakan aplikasi, kepala OPD sebagai leader akan menggerakan sampai ke tingkat bawah, melaksanakan tugas ini dengan sistem yang dimiliki. Kita di Kominfo juga sudah memiliki bank data dan server,” paparnya.

Giri Prasta mengatakan, proses pelayanan yang seperti itulah yang diinginkan Presiden Jokowi, seiring revolusi industri 4.0. Untuk mewujudkannya, tentu harus disiapkan SDM dan start up-nya. Dengan aplikasi yang dibuat OPD tersebut, hal itu akan membuka dan berpeluang melaksanakan rintisan-rintisan usaha yang ada di desa maupun di banjar-banjar. Dan, semua aplikasi saling terintegrasi.

‘’Kominfo ini adalah rumah besarnya, karena Kominfo sudah memiliki fiber optik sepanjang 150 km dari ujung selatan Badung sampai dengan ujung utara Badung. Dengan kapasitas jaringan memadai dan mencukupi, maka nanti ke depannya akan dijadikan sebuah program secara holistik yang terintegrasi dari semua lini dan satu komando,” ujarnya menandaskan. gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.