TABANAN – Atap bangunan SDN 3 Kukuh di Banjar Tegal, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, roboh, Rabu (26/10/2022). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pada pukul 03.30 Wita itu, tapi timbul kerugian sekitar Rp200 juta.
Salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, yang juga guru di sekolah tersebut, Endang Liswanti (42), menuturkan, pagi buta itu dia sempat mendengar ada genteng jatuh dan roboh.
Pada pagi hari ketika sudah terang, sekitar pukul 07.00 Wita, dia mengecek ke sekolah, dan melihat atap ruangan kelas paling barat dengan ukuran 7 X 8 meter roboh. “Setelah saya tahu ada kejadian itu, kemudian saya melaporkan kepada atasan,” ujar Endang.
Kepala SDN 3 Kukuh, Ni Nyoman Sudi Ratnadi (59), menyebut bangunan yang roboh memang tidak digunakan lagi untuk kegiatan belajar, mengingat kondisi bangunan sudah rapuh. Bangunan yang roboh itu kali terakhir direhab pada tahun 2008. “Terkait kondisi tersebut, kami sebelumnya sudah melaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan,” cetusnya.
Kejadian ini sempat menyita perhatian Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, yang datang ke lokasi kejadian bersama aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Kukuh. “Kami mengimbau kepada kepala sekolah agar memperhatikan anak didiknya untuk tidak melintas di sekitar lokasi ambruknya atap bangunan tersebut,” sebutnya.
Terkait kejadian tersebut, Kadisdik Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, belum bisa dikonfirmasi. Sementara untuk upaya antisipasi, petugas juga telah memasang pita garis polisi di sekitar lokasi kejadian tersebut. gap
























