ASDP Berlakukan Tiket Daring, Beli Tiket Tinggal Klik Aja!

  • Whatsapp
PENGGUNA jasa penyeberangan saat menunjukkan tiket online di Tol Gate Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Foto: man
PENGGUNA jasa penyeberangan saat menunjukkan tiket online di Tol Gate Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. foto: man

JEMBRANA – Liburan panjang serangkaian perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di masa adaptasi kebiasaan baru Covid-19, ASDP Gilimanuk sudah tidak menjual tiket di pelabuhan. Namun pengguna jasa penyeberangan Ketapang-Gilimanuk dapat membeli tiket melalui website www.ferizy.com, aplikasi di ponsel atau beli langsung di mini market berjejaringan.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi, Senin (26/10/2020), mengatakan, pihaknya memastikan pelayanan dan fasilitas baik di pelabuhan maupun kapal penyeberangan dalam kondisi baik dan siap beroperasi demi meningkatkan pengalaman pengguna jasa mulai dari sisi pelayanan e-ticketing, pelayanan di pelabuhan, hingga di kapal.

Bacaan Lainnya

Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW tahun ini pada Kamis (29/10/2020) bertepatan hari libur yang cukup panjang seiring penetapan cuti bersama.

Diperkirakan, puncak arus berangkat terjadi pada Selasa (27/10/2020) dan Rabu (28/10/2020). Sementara puncak arus balik diperkirakan pada Sabtu (31/10/2020) dan Minggu (1/11/2020). “Sehingga diperkirakan pergerakan penumpang Ketapang-Gilimanuk akan meningkat dibandingkan hari normal,” ujarnya.

Puspadewi mengatakan,selama periode layanan angkutan libur panjang peringatan Maulid Nabi tahun ini diperkirakan tetap mengalami penurunan sekitar 20-25 persen seiring dengan berkurangnya aktivitas dan mobilitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19. 

Baca juga :  Pilkada Picu Situasi Lokal Menghangat

“Meski demikian, kami tetap konsisten dan berkelanjutan memberikan pelayanan prima dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat di pelabuhan dan kapal mulai dari disinfeksi kapal, imbauan menjaga jarak, serta mengingatkan pengguna jasa dan petugas untuk selalu menggunakan masker dan mencuci tangan,” katanya.

Di samping peran petugas di lapangan, imbauan protokol kesehatan ini disampaikan secara berkala melalui pengeras suara di pelabuhan dan kapal. Dipastikan, semua fasilitas terkait pencegahan dan penanganan Covid-19 tetap tersedia dan dapat dipergunakan seperti mulai dari wastafel cuci tangan, spot hand sanitizer, marka physical distancing di jalur serta di kursi-kursi penumpang. “Hingga saat ini, ASDP juga masih mematuhi aturan pemuatan penumpang dan kendaraan dari jumlah maksimal kapasitas kapal sebanyak 50 persen,” jelasnya.

Terkait trafik kendaraan yang akan melintas, untuk lintasan Ketapang-Gilimanuk, pergerakan kendaraan diperkirakan juga akan turun sekitar 27 persen. Namun, pada saat libur panjang besok arus kendaraan akan mengalami kenaikan dibandingkan hari normal seiring rencana perjalanan liburan masyarakat dari Jawa ke Bali atau sebaliknya. Rata-rata produksi harian kendaraan dari Ketapang sebanyak 4.852 unit dan dari Gilimanuk sebanyak 4.886 unit.

Lebih lanjut dia memaparkan, diperkirakan trafik kendaraan akan naik dari Ketapang pada puncak arus berangkat H-1 sebanyak 5.440 unit dan arus balik H+3 sebanyak 6.110 unit. Sedangkan dari Gilimanuk puncak arus berangkat dan arus balik pada H-1 dan H+3 dengan trafik kendaraan sebanyak 6.160 unit.

Baca juga :  Lima Personel Polres Tabanan Naik Pangkat

“Kami pastikan di lintasan tersibuk kedua ini juga terlayani dengan baik seiring kapasitas kapal terpasang yang memadai sebanyak 10.500 unit kendaraan campuran yang dilayani kapal siap operasi sebanyak 54 unit kapal,” tegas Puspadewi.

Dia menambahkan, sejak awal ASDP terus menyosialisasikan agar pengguna jasa ferry mempersiapkan perjalanan dengan sebaik-baiknya termasuk dengan melakukan pembelian tiket melalui Ferizy via www.ferizy.com, aplikasi di ponsel atau beli langsung di mini market berjejaringan.

Karena dengan pembatasan kuota kapasitas sehingga memastikan pengguna jasa telah memiliki tiket sebelum tiba di Pelabuhan Gilimanuk maupun Ketapang, dengan melakukan check in mulai 2 jam sebelum jadwal masuk pelabuhan dengan mempersiapkan e-ticket dan kartu identitas.

“Manfaatkan sebaik-baiknya kemudahan pembelian tiket online. Karena tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Melalui online, tiket dapat dibeli mulai dari 60 hari sebelum hingga 5 jam sebelum jadwal masuk pelabuhan. Saat melakukan reservasi tiket ferry online, pengguna jasa wajib mengisi data penumpang dan kendaraan sesuai dengan kartu indentitas dan STNK,” pungkasnya. 024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.