Angin Kencang Tumbangkan Sejumlah Pohon di Karangasem

  • Whatsapp
ANGIN kencang menghadirkan mimpi buruk bagi warga Karangasem karena membuat kerusakan di beberapa titik wilayah, Minggu (28/2/2021). Foto: nad
ANGIN kencang menghadirkan mimpi buruk bagi warga Karangasem karena membuat kerusakan di beberapa titik wilayah, Minggu (28/2/2021). Foto: nad

KARANGASEM – Angin kencang menghadirkan mimpi buruk bagi warga Karangasem karena membuat kerusakan di beberapa titik wilayah, Minggu (28/2/2021). Namun, hal masih bisa disyukuri adalah tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Salah satu lokasi pohon tumbang adalah di kawasan Dulun Sampih, Dusun Abang Kelod, Desa Abang. Sebuah pohon kelapa roboh dan menimpa bangunan dapur milik I Nengah Mangku Sudiarsana. Ditemui di lokasi kejadian, Mangku Sudi menuturkan pohon kelapa roboh karena angin kencang dan kondisi akarnya yang tinggi.

Bacaan Lainnya

Sekitar pukul 12.00, saat sedang di rumah, dia mendengar teriakan istrinya. Ternyata sang istri yang hendak ke dapur melihat posisi pohon sudah mengarah roboh ke atap dapur. Sudi langsung menghindar meski jaraknya jauh.

“Pohonnya menimpa atap dapur, hancur delapan asbes serta emperan bangunan di sebelahnya. Kerugian hampir enam juta, karena kayunya juga banyak rusak. Saat ini sudah ditangani BPBD Karangasem untuk dievakuasi,” katanya.

Kalak BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, di kesempatan terpisah mengatakan, hujan deras diikuti angin kencang mengakibatkan senderan pekarangan rumah ukuran 10 x 8 meter ambruk. Lokasi kejadiannya di Banjar Banjar Dinas Tukad Buah, Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem, Sabtu (27/2/2021) dini hari lalu. Pemiliknya bernama Nyoman Latra, yang senderan pekarangan dan pondasi sanggah ukuran 4 x 5 meter serta semua sanggah hancur.

Baca juga :  Kadis Pertanian Gede Ambara Putra Berpulang, Ini Sebabnya, Diaben 27 Desember di Krematorium Bangli

Senderan jebol itu, sambungnya, akibat hujan deras serta kondisi tanah labil. Selain pendataan, sambungnya, petugas BPBD juga memberi bantuan terpal untuk menutup senderan yang tergerus guna mengantisipasi longsor susulan. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai Rp70 juta.

Pada hari yang sama, jelasnya, pohon tumbang terjadi di Dusun Buitan, Desa Manggis, Kecamatan Manggis. Pohon santen menimpa tiang listrik PLN hingga tumbang, dan menutupi badan jalan. Pohon sepanjang 20 meter dan berdiameter 50 centimeter itu sudah dievakuasi, dan tiang listrik diperbaiki PLN. 

Bencana serupa terjadi di Banjar Tengading, Antiga, Kecamatan Manggis. Pohon nangka sepanjang sekitar 15 meter dan berdiameter 40 centimeter menutup badan jalan nasional Amlapura-Denpasar. Musibah ini sempat memacetkan arus lalu lintas sempat.

Untuk mengantisipasi musibah serupa, BPBD Karangasem mengedarkan surat imbauan ke masing-masing desa melalui camat untuk tetap waspada. Warga dilarang mendekati daerah pepohonan dan tebing yang berpotensi terjadi bencana longsor. “BPBD akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk gantisipasi, seperti Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengevakuasi material longsoran,” pungkasnya. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.