Akomodir Keinginan Semua Klub Anggota, Askot PSSI Denpasar Tambah 2 Exco

KETUA Umum Askot PSSI Denpasar terpilih untuk periode 2023-2027, AA. Ngurah Garga Candra Gupta (tengah). foto : ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Sesuai janjinya, Ketua Umum (Ketum) terpilih AA. Ngurah Garga Candra Gupta betul-betul mengakomodir keinginan perwakilan klub-klub anggotanya duduk dalam kepengurusan Askot PSSI Denpasar masa bhakti periode 2023-2027.

Sebagaimana diketahui, AA. Ngurah Garga Candra Gupta yang akrab disapa Turah Mantri terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum pada Kongres Biasa Askot PSSI Denpasar, yang digelar di Hotel Kepundung Denpasar, Minggu (20/8/2023) lalu.

Read More

Sebanyak 17 klub yang hadir dari 20 klub anggota Askot PSSI Denpasar plus dua asosiasi wasit dan pelatih, semuanya kompak meminta Turah Mantri melanjutkan menakhodai Askot PSSI Denpasar untuk periode keduanya (2023-2027).

Alasannya jelas, karena Turah Mantri dinilai sangat sukses prestasi dalam kepemimpinannya. Dalam dua kali pekan olahraga provinsi (Porprov) Bali, berhasil mendulang 3 medali emas. Bahkan pada Porprov Bali XV/2022, tampil sebagai juara umum dengan raihan 2 medali emas (futsal dan sepakbola lapangan besar). Belum lagi ditambah hattrick (tiga kali beruntun) juara Liga 3 Zona Bali.

Dengan diakomodirnya keinginan klub-klub anggotanya, menjadikan kepengurusan Askot PSSI Denpasar menjadi lebih gemuk dari periode sebelumnya. Bahkan, Turah Mantri mengaku sampai menambah 2 Komite Eksekutif (Exco) sehingga totalnya ada 7 Exco dari sebelumnya hanya ada 5 Exco.

”Memang kelihatannya jadi banyak pengurus, tapi bagi saya sangat baik. Karena makin banyak klub-klub yang peduli dan ada rasa memiliki, tentunya kita harapkan makin berdampk terhadap kemajuan sepakbola di Denpasar. Menambah 2 Exco juga tak menyalahi regulasi, karena formasi kepengurusan yang kita pakai adalah turunan dari PSSI Pusat,” terang Turah Mantri kepada posmerdeka.com, Senin (4/9/2023).

Secara umum, Exco PSSI merupakan jabatan yang ada di lingkungan federasi sepakbola Indonesia (PSSI). Mereka-mereka inilah yang menjadi sosok di balik beberapa keputusan penting dalam menentukan arah sepakbola di Denpasar khususnya, misalnya penunjukan pelatih, perubahan nama klub, identitas, dan lainnya.

Turah Mantri tak memungkiri bahwa periode kedua kepemimpinannya dihadapkan dengan tugas sangat berat, yakni mempertahankan gelar juara umum sepakbola pada Porprov Bali 2025. Untuk itu, dia berharap semua pengurus dan jajaran Exco bekerja keras, kompak bersatu padu, punya komitmen memajukan sepakbola di Denpasar. Dan yang terpenting tidak ada saling menyalahkan.

”Saya juga sudah tegaskan saat kongres dan penetapan ketua umum terpilih, bahwa di Askot PSSI Denpasar bukan tempat untuk mencari uang. Artinya, kita siap ngayah demi Kota Denpasar sebagai barometer persepakbolaan di Bali,” tegasnya.

Hanya, Turah Mantri tidak mau menyebutkan nama, siapa-siapa saja pengurus maupun 7 Exco yang terpilih untuk melengkapi kabinetnya atau kepengurusan lengkap Askot PSSI Denpasar periode 2023-2027. ”Nanti akan saya umumkan, setelah SK turun dari Asprov PSSI Bali. Yang jelas, semua klub yang sudah menyetorkan nama-nama calon pengurus, pasti kami akomodir,” pungkasnya. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.