PAD Gianyar Melonjak Sampai Rp1,5 Triliun, Akhiri Masa Jabatan, Bupati Mahayastra Sebut Tidak Tinggalkan Utang

BUPATI Gianyar, I Made Mahayastra, saat memimpin apel awal bulan sekaligus apel terakhirnya sebagai Bupati periode 2018-2023 di halaman kantor Bupati Gianyar, Senin (4/9/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – “15 hari lagi saya mengakhiri jabatan sebagai Bupati Gianyar. Saya tidak meninggalkan utang satu rupiah pun sebagai Bupati. Pinjaman untuk pembangunan Pasar Umum Gianyar lunas per Juni atau Juli kemarin,” kata Bupati Gianyar, Made Mahayastra, saat memimpin apel awal bulan sekaligus apel terakhirnya sebagai Bupati periode 2018-2023, Senin (4/9/2023) di halaman kantor Bupati Gianyar.

Dia menyebut utang daerah harus persetujuan DPRD. Nilainya tidak boleh melebihi satu kali masa jabatan kepala daerah. Sebab, belum tentu akan mau dibayar bupati berikutnya.

Read More

Karena akan mencalonkan diri lagi ke periode kedua, politisi PDIP itu kemudian memaparkan berbagai keberhasilan kepemimpinan dia selama ini. Antara lain pembangunan Pasar Gianyar, Pasar Tematik Ubud, Pasar Sukawati dan pasar desa.

Juga infrastruktur jalan dan penataan Kota Gianyar. Yang diklaim membuat indeks kepuasan masyarakat tertinggi, mencapai 92 persen, adalah pelayanan kesehatan gratis bagi warga Gianyar, dan angkutan siswa gratis untuk pelajar.

Mahayastra mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang mampu menerjemahkan visi-misi Bupati ke dalam program-program yang dicanangkan. “Berkat kerja keras kita semua, apa yang saya canangkan, apa yang saya siapkan untuk memimpin Kabupaten Gianyar hari ini, sangat luar biasa gaungnya, bahkan sampai terbang hingga nasional, bisa terwujud,” ucapnya tanpa merinci kembali.

Mahayastra bersyukur bisa memimpin Gianyar dengan segala potensi dan kelebihan yang dimiliki. Mulai dari alam berbasis pariwisata budaya dan masyarakat yang damai.

Dia menyebut Gianyar memiliki potensi sangat luar biasa yang bisa dimaksimalkan. Mulai dari keunggulan geografis alam yang berbasis pariwisata, yang bisa dimaksimalkan sehingga meningkatkan PAD hingga mencapai Rp1,5 triliun untuk membangun Gianyar. Masyarakatnya juga santun dan damai.

“Selama saya menjabat Bupati, nyaris tidak ada demo-demo besar, yang ada hanya masukan atau saran yang sifatnya membangun. Jadi, saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Gianyar yang mempercayakan saya untuk memimpin kota kita tercinta,” sambungnya.

Dia mengklaim keberhasilan pembangunan di segala bidang, tidak terlepas dari keberanian pemimpin daerah dalam membuat kebijakan, mengambil keputusan yang tepat, serta memberi output yang baik kepada masyarakat. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.