30 PMI Desa Bondalem Dites Cepat Covid-19

  • Whatsapp
PENGAMBILAN Sampel yang dilakukan petugas medis Puskesmas Tejakula II mengenakan APD lengkap terhadap beberapa PMI dari Desa Bondalem saat tes cepat. Foto: arik
PENGAMBILAN Sampel yang dilakukan petugas medis Puskesmas Tejakula II mengenakan APD lengkap terhadap beberapa PMI dari Desa Bondalem saat tes cepat. Foto: arik

BULELENG – Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng yang masih menjalani karantina di desa tersebut menjalani rapid test (tes cepat), Jumat (24/4/2020). Total sebanyak 30 PMI diperiksa untuk memastikan kesehatan mereka, dan akan ada pemeriksaan lanjutan untuk PMI yang lain secara bertahap. Pengambilan sampel untuk tes cepat dilakukan di gedung Serbaguna Desa Bondalem oleh petugas medis dari Puskesmas Tejakula II.

Kepala Puskesmas Tejakula II, dr. Komang Ari Wirama, mengatakan, para petugas yang mengambil sampel sudah memakai alat pelindung diri (APD). Begitu juga yang berada di puskesmas saat menunggu hasil tes cepat tersebut. Hasil tes cepat baru dapat diketahui tiga jam setelah pengamblan sampel. “Kami bawa lagi sampel yang diambil menuju puskesmas untuk menunggu reaksi atau hasil rapid test tersebut,” sebutnya.

Baca juga :  Kasus Positif Covid-19 Nasional Bertambah 2.657 Sekaligus Rekor Baru, Sembuh 1.066 Orang

Ari Wirama mengakui memang perlu waktu lama untuk tahu hasilnya, mengingat tes cepat ini menggunakan serum untuk mengetes dan memperoleh reaksinya. Sampel yang sudah diambil di Desa Bondalem didiamkan dahulu selama dua jam, setelah itu baru hasilnya dapat dilihat. Kemudian dites lagi selama satu jam, karena memakai serum, bukan memakai kapiler. “Kalau memakai kapiler bisa lebih cepat tapi hasilnya kurang akurat. Pengambilan dan pengetesan sampel ini juga akan dilakukan secara bertahap,” ujar dokter yang akrab disapa dokter Ari ini.

Perbekel Desa Bondalem, Gede Ngurah Sadu Adnyana, berkata belum semua PMI dites cepat. Jumlah PMI berasal dari Desa Bondalem ada 151 orang, dan sudah pulang kampung sebanyak 62 orang. “Kami sangat memerlukan rapid test ini, sehingga warga Desa Bondalem bisa merasa nyaman dan tenang,” ungkapnya.

Baca juga :  Jangan Paksa Istri, Anak dan keponakan

Upaya maksimal dilakukan Pemerintah Desa Bondalem untuk penanganan PMI di desanya. Para PMI yang datang dikarantina di sebuah bungalow, dan itu dinilai lebih baik karena pihak pengelola bungalow bisa diajak kerjasama. “Dari aparat, satgas dan relawan melakukan yang terbaik dalam penanganan PMI. Ya, semoga para PMI nyaman selama masa karantina dengan tempat yang sudah kami siapkan,” cetusnya menandaskan. 018

banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 SMK BALI DEWATA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.