17 Pelanggar Prokes Diganjar Denda, 16 Diberi Pembinaan

  • Whatsapp
TIM Yustisi Denpasar saat melakukan operasi penertiban Prokes PPKM skala mikro, di Jalan Padma, wilayah Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, Senin (7/6/2021). foto: ist

DENPASAR – Meski kasus tambahan covid-19 mulai menurun, secara rutin Tim Yustisi Denpasar yang terdiri Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI dan Polri, terus menggelar operasi penertiban Protokol Kesehatan PPKM skala mikro. Seperti Senin (7/6/2021), operasi menyasar Jalan Padma, wilayah Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara.

Hasilnya? Tetap saja, ada warga yang melintas melanggar protokol kesehatan (Prokes). ”Kami berhasil menjaring 33 pelanggar. Dari jumlah itu, 17 orang diantaranya langsung diganjar denda sebesar Rp100 ribu karena tidak menggunakan masker dan 16 orang sisanya diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak benar,” terang Kasatpol PP Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga.

Bacaan Lainnya

Bukan hanya didenda dan dibina, untuk memberikan efek jera, para pelanggar juga diberi sanksi push up dan harus menadatangani surat pernyataan tidak melanggar lagi. “Tapi, jika suatu saat ditemukan melanggar lagi, mereka akan ditindak lebih tegas,” jelas Sayoga.

Untuk kebaikan semua orang dan dalam upaya memutus penyebaran covid-19, Sayoga terus mengingatkan dan mengimbau masyarakat agar selalu mentaati protokol kesehatan 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan. yes

Baca juga :  Putri Suastini Koster Ajak Seniman dan Budayawan Berkarya Ditengah Pandemi Covid-19

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.