POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Sebanyak 1.068 atlet dari 5 provinsi dan puluhan dojang ikut berebut juara pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Wilayah 6 dan Bali Open Championhip 2023 (7-9 Juli 2023) di GOR Widya Sabha Universitas Udayana (Unud), di Kabupaten Badung, Bali,
Even selama tiga hari itu dibuka langsung Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI), Letjen TNI (Purn) H.M. Thamrin Marzuki, S.Sos, Sabtu (8/7/2023) yang ditandai pemukulan gong. Selain Ketua Umum Pengprov TI Bali Ir. AAP. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., PhD, pembukaan juga dihadiri Bidang Litbang KONI Bali, Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes yang sekaligus juga mewakili Rektor Unud. Hadir juga Pengkab/Pengkot TI se-Bali.
”Karena peserta membludak, maka pertandingan sudah kami mulai pada Jumat (7/7). Tahun lalu, Bali juga dipercaya jadi tuan rumah Kejurnas Wilayah dengan peserta 800 lebih, tahun ini pesertanya meningkat menjadi 1.068 atlet,” ucap Ketua Umum Pengprov TI Bali Ir. AAP. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., PhD sekaligus ketua panpel memberi laporan saat acara pembukaan.
Untuk Kejurnas Wilayah 6 diikuti tiga provinsi yakni Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bali sebagai tuan rumah. Hasil di Kejurwil ini juga menjadi penentuan taekwondoin yang berhak tampil di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sekaligus pra-PON yang dijadwalkan Oktober mendatang.
Pada Kejurnas tahun lalu, Bali hanya mendapat 1 emas, 10 perak dan 12 perunggu. ”Mudah-mudahan pada Kejurnas Oktober nanti bisa menambah medali emas sekaligus juga bisa meloloskan banyak atlet ke PON XXI tahun 2024 di Sumatera Utara dan Aceh,” harap pria yang akrab disapa Agung Suryawan ini.
Sementara Bali Open, selain juga diikuti dojang-dojang dari NTB dan NTT, juga diikuti dojang dari tiga provinsi yanni Jawa Timur, (Jatim), DI Yogyakarta dan Jawa Barat (Jabar). ”Total ada 40 dojang berebut juara pada kelompok pemula dan prestasi,” ungkap Agung Suryawan seraya mengucap terima kasih kepada Rektor Unud atas dukungannya mengijinkan memakai GOR Wiswa Sabha ini sebagai tempat kejuaraan.
Apresiasi Bali
Dalam sambutannya, Letjen TNI (Purn) H.M. Thamrin Marzuki, S.Sos, memberi apresiasi kinerja dan semangat Pengprov TI Bali. ”Sementara daerah lain ada yang beberapa belum siap menggelar, Bali sudah siap,” ucap Thamrin seraya menjabarkan ada 7 provinsi sebagai tuan rumah kejurnas wiayah yakni Sumut, Bengkulu, DIY, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Papua dan Bali.
Dia juga memuji peningkatan prestasi TI Bali dibawah kepemimpinan Agung Suryawan. Hal itu bisa dilihat dari hasil Kejurnas tahun lalu yang berhasil mendulang 1 emas, 10 perak dan 12 perunggu.
”Meski hanya satu emas, Bali sudah masuk 10 besar. Kalau gak salah, Bali mampu menggeser Sumatera Selatan (Sumsel) yang sebelumnya ada di 10 besar,” ungkap Thamrin seraya berharap prestasi itu bisa dipertahankan Bali, bahkan ditingkatkan pada Kejurnas Oktober mendatang. yes
























