1.020 Guru di Gianyar Ikuti Transisi PAUD-SD

BUNDA PAUD Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, menggelar sosialisasi tentang transisi PAUD-SD di area Kebun Raya Bedugul, Kamis (31/8/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Membangun pemahaman yang sama tentang transisi PAUD-SD, Bunda PAUD Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, menggelar sosialisasi tentang transisi PAUD-SD di area Kebun Raya Bedugul, Kamis (31/8/2023). Sosialisasi juga dirangkai dengan kegiatan tirtayatra di Pura Teratai Bang.

Transisi PAUD-SD adalah penyelarasan pembelajaran PAUD-SD agar peserta didik PAUD tidak perlu terlalu banyak penyesuaian saat jadi murid SD. Pula agar peserta didik SD yang tidak pernah mengikuti PAUD, tetap dapat terpenuhi haknya mendapat pembinaan kemampuan pondasi.

Read More

Adnyani menjelaskan, sosialisasi bertujuan agar terdapat acuan dalam memahami transisi PAUD-SD, mendorong pelaksanaan transisi PAUD-SD di masing-masing lembaga, dan meningkatkan partisipasi semua pihak menyukseskan transisi PAUD-SD.

Dia menguraikan, perkembangan anak usia dini akan berpengaruh terhadap perkembangan anak selanjutnya. Secara praktik masih ditemukan miskonsepsi di lapangan, masih banyak praktik PPDB serta pembelajaran belum mencerminkan pemahaman bahwa membangun kemampuan pondasi merupakan proses bertahap dan berkelanjutan sejak PAUD hingga SD kelas awal.

“Saat PAUD tidak ada di kurikulum anak-anak belajar calistung, hanya pengenalan saja. Pembelajaran calistung dimulai saat anak mulai masuk SD,” terang istri Bupati Mahayastra itu.

Dia merekomendasikan yang dapat dilakukan orangtua untuk mempersiapkan anak ke sekolah adalah membawa anak mengikuti perkenalan sekolah. Atau menceritakan kepada anak tentang kegiatan sehari-hari, dan juga menyampaikan kepada anak bahwa guru di sekolah merupakan pengganti orangtua.

Transisi dari PAUD ke SD, ucapnya, mungkin merupakan perubahan besar bagi anak-anak. Namun, dengan persiapan tepat, pendidikan menyenangkan, dukungan keluarga, dan komunikasi terbuka antara sekolah dan keluarga, transisi ini dapat menjadi pengalaman menyenangkan bagi anak-anak.

“Penting bagi orangtua dan staf sekolah untuk bekerja sama menciptakan lingkungan yang nyaman dan mendukung bagi anak-anak selama masa transisi,” pesannya menandaskan. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.