Wujudkan Lansia Sehat, Produktif, dan Bahagia, Tim Medis Lapas Tabanan Aktifkan Posyandu Lansia

TIM Medis dan Paramedis Klinik Lapas Tabanan kembali mengaktifkan kegiatan posyandu lansia bagi para WBP lansia, Jumat (20/10/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, TABANAN – Memasuki usia lanjut (lansia) akan terjadi berbagai penurunan fungsi tubuh, baik secara fisik, psikis, sosio, dan spiritual. Terlebih ketika berada di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas), dengan berbagai keterbatasan yang dirasakan.

Hal itulah yang kemudian membuat semangat Tim Medis dan Paramedis Klinik Lapas Tabanan untuk kembali mengaktifkan pos pelayanan terpadu (posyandu) lansia, Jumat (20/10/2023).

Read More

Para tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Lapas Tabanan pun mengajak enam warga binaan pemasyarakatan (WBP) lansia yang berusia 60 tahun ke atas untuk mengikuti posyandu lansia. Berbagai kegiatan bagi lansia tersebut dilaksanakan di Aula Chandra Prabawa Lapas Tabanan.

Diawali dengan pengukuran status gizi lansia, seperti berat badan, tinggi badan, lingkar lengan dan lingkar perut, serta tinggi lutut dan pengecekan status kesehatan. Selanjutnya, enam lansia dengan rentang usia 60 hingga 68 tahun tersebut diajak melatih kesehatan fisik, dengan mengikuti senam lansia.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh dua orang nakes (dokter dan perawat) lapas. Senam lansia mengambil gerakan-gerakan sederhana, agar mudah diikuti. Usai melakukan senam lansia, kegiatan dilanjutkan dengan sesi relaksasi.

Dalam sesi ini, lansia dianjurkan untuk melemaskan badan dengan posisi telentang, sembari mendengarkan musik relaksasi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kecemasan yang sering dikeluhkan lansia.

Sementara Kalapas Tabanan, Heri Aris Susila, ikut mendukung kegiatan tersebut. “Lansia merupakan salah satu kelompok rentan yang perlu kita perhatikan derajat kesehatannya. Program posyandu lansia ini akan kami laksanakan secara rutin setiap bulan,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Heri tersebut, pun mengimbau lansia untuk tetap menjaga kesehatan, serta ikut aktif dan produktif dalam mengikuti program pembinaan yang ada. Heri juga mengingatkan agar para lansia untuk tetap bahagia.

Saat kegiatan berlangsung, para lansia tampak antusias dan semangat mengikuti kegiatan. “Badan terasa lebih segar sehabis senam. Apalagi diberi susu, jadi tambah segar,” ujar salah satu WBP lansia yang mengikuti posyandu lansia. Kegiatan diakhiri dengan pemberian makanan tambahan berupa susu khusus untuk lansia. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.