Webinar Dies Natalis Ke-59 Unud, Merdeka Belajar Kampus Merdeka

  • Whatsapp
TANGKAPAN layar kegiatan webinar nasional pada Kamis (23/9) yang digelar Unud serangkaian Dies Natalis ke-59. Foto: rap
TANGKAPAN layar kegiatan webinar nasional pada Kamis (23/9) yang digelar Unud serangkaian Dies Natalis ke-59. Foto: rap

DENPASAR – Merayakan Dies Natalis Ke-59, Universitas Udayana (Unud) menggelar webinar nasional pada Kamis (23/9/2021). Webinar yang bertajuk “Peran dan Inovasi Perguruan Tinggi dalam Menyukseskan Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Era Pandemi Covid-19” ini dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik Unud, Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP., mewakili Rektor Unud.

Dalam sambutannya, Prof. I Gede Rai Maya Temaja, mengatakan, program Kampus Merdeka yang merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar, memberikan kesempatan mahasiswa mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja. “Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau MBKM memberikan kebebasan dan otonomi kepada lembaga pendidikan merdeka dari birokrasi, dosen dibebaskan dari birokrasi yang berbelit, dan mahasiswa diberi kebebasan untuk memilih bidang yang mereka sukai di luar prodinya,” katanya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Prof. Rai mengatakan, mahasiswa yang sedang belajar di perguruan tinggi harus disiapkan menjadi pembelajar yang sejati, terampil, kreatif, dan beretos kerja. MBKM yang tertuang dalam Permendikbud No. 2 Tahun 2020 diharapkan mampu menyiapkan mahasiswa menjadi sarjana yang tangguh, relevan, dan mampu menjadi pemimpin dengan semangat nasionalisme yang tinggi.

Baca juga :  ANBK SMP, Pembelajaran Tatap Muka di Denpasar Tetap Jalan

Menurut Prof. Rai, kondisi saat ini di Unud masih membutuhkan pemahaman komprehensif dan persamaan persepsi mengenai MBKM agar terbentuk pemahaman yang baik dan tentu diharapkan mampu mencapai tujuan secara optimal. “Oleh karena itu, Universitas Udayana dalam rangka dies natalis ke-59 menyelenggarakan seminar nasional secara daring dengan topik Peran dan Inovasi Perguruan Tinggi dalam Menyukseskan Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Era Pandemi Covid-19,” ujarnya.

Terkait dengan topik ini, Unud menghadirkan para narasumber yang kompeten dalam bidang MBKM. Para pembicara yang dihadirkan yakni Prof. Drh. Aris Junaidi, Ristekdikti, Ph.D, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti), Kemendikbudristek yang membawakan materi “Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka”. Kemudian, Dr. Andi Ilham Makhmud Ketua Tim Pokja Pertukaran Mahasiswa Merdeka Kemendikbudristek dengan materi “Gambaran Program MBKM Secara Nasional”. Terakhir, Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr, Wakil Rektor I sekaligus Ketua Satgas MBKM Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menyajikan “Sharing Program MBKM di UGM”.

Prof. Drh. Aris Junaidi, dalam kesempatan ini memaparkan, kebijakan MBKM merupakan pengejawantahan dari apa yang disampaikan Bapak Pendidikan Ki Hajar Dewantara mahasiswa harus bisa berdikari, harus mandiri, tidak bergantung dengan orang lain, dan mampu untuk menciptakan masa depannya sendiri.

“Setelah capaian pembelajarannya tercapai di prodi tersebut, maka mahasiswa boleh mengambil atau menambah kompetensi sesuai dengan cita-citanya, sesuai dengan passion-nya. Jadi dia boleh menambah mata kuliah lain untuk menambah keingintahuan mahasiswa tersebut. Dia juga boleh mengambil pengalaman di luar kampus di sembilan aktivitas,” jelasnya.

Baca juga :  Selama 5 Hari, Wilayah Kota Denpasar Disemprot Eco Enzyme

Adapun kesembilan aktivitas yang dimaksud, kata Prof. Aris, meliputi magang kerja, membangun desa, mengajar di sekolah, proyek mandiri, pertukaran mahasiswa, kewirausahaan, proyek penelitian, relawan kemanusiaan, dan relawan program lain sebagai cadangan. Kesembilan aktivitas tersebut ada yang didanai Kemendikbud, ada yang didanai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan kerja sama Kemendikbud dengan kementerian lain.

Webinar ini diikuti diikuti ratusan dosen dan mahasiswa Unud melalui Webex Meetings dan disiarkan langsung melalui saluran Youtube. Ketua Panitia Dies, Dr. dr. I Putu Eka Widyadharma, mengatakan, topik seminar ini sejalan dengan tema Dies Natalis ke-59 Unud yakni “Memperkuat Inovasi dan Daya Saing dengan Semangat Gotong Royong di Era Pandemi COVID-19 untuk Indonesia Bangkit”. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.