Waspada! Tiga Hari Beruntun, Tambahan Kasus Positif Covid-19 di Bali kembali Lebih Dominan

  • Whatsapp

DENPASAR – Seiring lonjakan kasus positif secara nasional, juga mulai merembet menimpa Bali. Bahkan, dalam tiga hari beruntun perkembangan harian pandemi covid-19 di Provinsi Bali, mencatatkan tambahan kasus terkonfirmasi positif yang jumlahnya lebih dominan dari pasien sembuh.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali yang diterima posmerdeka.com, Kamis (17/6/2021), tambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 65 orang. Sementara pasien sembuh bertambah sebanyak 39 orang. Di hari yang sama, Bali juga menambah kasus meninggal dunia 1 orang yang merupalan warga Kabupaten Buleleng.

Bacaan Lainnya

Dua hari sebelumnya secara beruntun, tambahan kasus positif juga lebih dominan. Dimana pada Selasa (15/6/2021), Bali mendapat tambahan kasus positif sebanyak 55 orang dan pasien sembuh hanya 30 orang. Sementara pada Rabu (16/6/2021), tambahan kasus positif tercatat sebanyak 67 orang, sedangkan paien sembuh hanya 24 orang.

Dengan demikian secara kumulatif, kasus positif di Bali sampai saat ini berjumlah 47.989 orang (47.817 WNI dan 172 WNA). Dari jumlah itu, sebanyak 45.976 orang (95,81%) sudah sembuh dengan rincian 45.812 WNI dan 164 WNA.

Sementara kasus meninggal menjadi 1.527 orang (3,18) dengan rincian 1.521 WNI dan 6 WNA. Sedangkan kasus aktif (pasien dalam perawatan) kini bertambah menjadi 485 orang (1,01%) dengan rincian 483 WNI dan 2 WNA. Padahal kasus aktif sempat menyentuh angka terendah 417 orang (0,87%)

Baca juga :  Kelurahan Sanur Gencarkan Pendataan Penduduk Non Permanen dan Edukasi Prokes Berniaga

Untuk mempercepat penanganan pandemi, pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat. Sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia.

Masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 1.788.846 orang dan vaksin 2 sebanyak 695.319 orang. Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 3.064.770 dosis dengan sisa stok vaksin sebanyak 580.605 dosis.

Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, Gubernur Bali telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 07 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, berlaku sejak tanggal 23 Maret 2021 sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Hal lain yang diatur antara lain, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Pemerintah juga mengantisipasi mobilitas warga pada saat arus balik lebaran. Langkah pengendalian dilakukan salah satunya dengan memperbanyak tes antigen secara acak.

Presiden RI Joko Widodo meminta agar ada penguatan PPKM Mikro pasca lebaran 2021 baik di daerah asal maupun daerah tujuan arus balik pemudik.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun dan mentaati aturan serta diimbau tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.