Waspada, Media Sosial Paling Mudah Buat Orang Terpapar Paham Radikal

  • Whatsapp
KEPALA BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar bersama Wagub saat menghadiri Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia (Ngopi Coi) di Kawasan Senggigi, Lobar. Foto: ist
KEPALA BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar bersama Wagub saat menghadiri Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia (Ngopi Coi) di Kawasan Senggigi, Lobar. Foto: ist

MATARAM – Aksi terorisme masih menjadi persoalan tersendiri di Indonesia. Terlebih di era digital seperti saat ini, paham radikalisme begitu mudah dijumpai di media sosial. Untuk itu, edukasi kepada masyarakat akan ancaman terorisme harus semakin masif dilakukan.

Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) NTB bekerjasama dengan RRI Mataram menggelar acara Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia (Ngopi Coi). Peserta dari kegiatan ini, yakni aparatur Kelurahan dan Desa di wilayah NTB.

Bacaan Lainnya

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan, peranan aparatur desa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sangat penting. Pasalnya, pemerintahan desa dan dusun, merupakan lingkup terkecil yang akan menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi baik sosial ekonomi hingga kesehatan.

“Kami menganggap bahwa apa yang dilakukan, literasi informasi yang menyasar desa dan kelurahan ini menjadi sesuatu yang sangat strategis,” kata Wagub dalam sambutannya, Jumat (13/11/2020).

Untuk itulah, program-program Pemprov diungkapkan Wagub begitu melibatkan desa sebagai ujung tombaknya. Mengingat, saat ini, telah banyak terjadi disinformasi dan kesalahpahaman.

“Jika kita bisa mengkolaborasikan seluruh kekuatan ini, sinergi yang luar biasa bersama dengan aparatur desa, ini dapat menjadi garda terdepan kita didalam bagaimana menghambat atau menghindari disinformasi, pemahaman-pemahaman yang salah, yang justru mengancam keutuhan kita sebagai NKRI,” tegas Wagub.

Baca juga :  RSJ Bangli Siapkan Layanan Masyarakat Dampak Corona

Umi Rohmi menanggapi ancaman terorisme sebagai permasalahan yang serius. Oleh sebab itu, strategi yang baik dan sinergi semua pihak begitu penting di dalam menghadapi persoalan yang satu ini.

“Sungguh-sungguh membutuhkan cara yang humanis, yang betul-betul bisa nyambung dengan pihak-pihak terkait, sehingga mereka bisa menyadari dengan kesadarannya sendiri, tanpa tekanan untuk kemudian memahami bahwa kita adalah satu Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelas Wagub.

Namun, Umi Rohmi juga turut bersyukur NTB mampu selalu menjaga keharmonisan dan rasa kekeluargaan meskipun dengan berbagai keberagaman yang ada. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat mensyukuri berbagai nikmat yang telah diberikan dengan bersama-sama menjaga keutuhan NKRI.

“Mudah-mudahan Allah SWT mudahkan langkah dan ikhtiar kita untuk terus memperjuangkan NKRI dalam rangka memberantas terorisme di Indonesia ini,” tandas Wagub.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan jika kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terkecoh dengan berbagai muatan narasi radikalisme dan segala hal yang berpotensi mengarah kepada tindakan tindakan terorisme.

“Kelompok jaringan teroris ini telah berhasil menggaet generasi muda Indonesia untuk terjebak dalam aktifitas kejahatan terorisme, kita katakan terjebak karena tentu ini kurang edukasi,” ungkapnya.

Untuk itulah keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam melawan ancaman terorisme. Selain itu, Rafli juga meminta masyarakat agar semakin pandai dalam memanfaatkan teknologi. Terlebih diera saat ini, ancaman terorisme begitu mudah ditemukan melalui media sosial.

Baca juga :  Bupati Mas Sumatri Evaluasi Kegiatan Pembangunan di Karangasem

“Makanya untuk memperkuat masalah ini, perlu kerja bareng, bersama-sama dan tentunya perlu upaya-upaya yang maksimal,” kata Rafli.

Sebelumnya, Ketua FKPT NTB, Dr. H. Lalu Syafi’i, mengucapkan terima kasih atas perhatian yang begitu besar diberikan Kepala BNPT kepada Provinsi NTB. Ia berharap kedepannya semakin banyak daerah di NTB yang menjadi sasaran pembinaan dalam pencegahan terorisme.

“Kami bangga, bersyukur, dan berterima kasih, Kepala BNPT atas bimbingannya dan perhatian yang luar biasa untuk FKPT NTB,” ujar Syafi’i. 031

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.