Waspada! Kasus Aktif Covid-19 di Bali Terus Bertambah

  • Whatsapp

DENPASAR – Perkembangan pandemi covid-19 di Bali dalam beberapa hari belakangan ini, terus diwarnai penambahan kasus aktif (pasien dalam perawatan). Bahkan, sampai Sabtu (21/11/2020) kasus aktif berjumlah 719 orang (5.46%).

Padahal di awal-awal November ini sempat menurun hingga berada di angka 555 orang (4,50%) pada Selasa (10/11/2020). Tapi selepas itu, terus mengalami peningkatan cukup signifikan. Penyebabnya? Tentu saja karena tambahan harian kasus positif lebih banyak dari pasien sembuh, dalam sepekan ini.

Bacaan Lainnya

Sesuai data yang diikuti dari situs resmi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Sabtu (21/11/2020), tercatat ada penambahan terkonfirmasi positif sebanyak 94 orang (93 transmisi lokal dan 1 PPDN), atau 21 orang lebih banyak dari pasien sembuh yang berjumlah 73 orang.

Dari 94 orang yang dinyatakan positif tersebut tersebar di tujuh kabupaten/kota, kecuali Kabupaten Bangli dan Klungkung. Bahkan, Bangli sudah 4 hari beruntun sejak Rabu (18/11/2020) nihil tambahan kasus baru. Kini, kabupaten berhawa sejuk itu, tinggal menunggu kesembuhan 2 pasien yang menjalani perawatan.

Kota Denpasar tetap menjadi penyumbang terbanyak tambahan harian kasus positif sebanyak 31 orang, disusul Gianyar (21), Badung (17), Jembrana (14), Tabanan (6), Karangasem (4) dan Buleleng 1 orang. Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Bali berjumla 13.160 orang.

Baca juga :  Insan Pendidikan Kota Denpasar Diminta Tetap Semangat di Masa Pandemi

Di sisi lain, Kota Denpasar juga mencatatkan pasien sembuh terbanyak 23 orang, disusul Gianyar (14), Tabanan (11), Badung (8), Karangasem (6), Klungkung (5), Jembrana (4) dan Buleleng (2). Secara kumulatif, pasien covid-19 di Bali yang telah sembuh sebanyak 12.031 orang (91,42%), dengan rincian 12.004 WNI dan 27 WNA.

Kabar baiknya di hari yang sama, kali ini Bali nihil tambahan kasus meninggal dunia. Dengan demikian, jumlahnya secara kumulatif tetap 410 orang (3,12%) dengan rincian 407 WNI dan 3 WNA.

Berdasarkan data tersebut, kini pasien dalam perawatan (kasus aktif) bertambah lagi sebanyak 21 orang, sehingga menjadi 719 orang (5,46%) yang tersebar di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Terus bertambahnya kasus aktif akibat makin dominannya tambahan harian kasus positif baru, memicu kekhawatiran semua pihak. Apalagi ada semacan rumor berkembang belakangan ini, bahwa gelombang kedua covid-19 di tanah air sudah dimulai. Terlebih, secara nasional dalam sepekan ini, tambahan kasus positif setiap harinya makin tinggi, bahkan jumlahnya selalu lebih banyak dari pasien sembuh.

Untuk itu, masyarakat Bali harus lebih waspada sekaligus meningkatkan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan dimanapun berada. Covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita. Sinergi antara pemerintah, masyarakat dan semua pihak menjadi kunci utama dalam pengendalian dan pencegahan virus yang berawal terjadi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China tersebut

Baca juga :  Bendesa Adat Pagan Apresiasi Perwali PKM Denpasar

Ingat pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.