Wabup Edi Larang Lapangan Kediri untuk Belajar Mengemudi

WABUP Tabanan I Made Edi Wirawan (kanan) saat meninjau kegiatan masyarakat dalam membersihkan sampah di Lapangan Umum Kediri, Jumat (26/3/2021). foto: ist

TABANAN – Wabup Tabanan, I Made Edi Wirawan, mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dalam membersihkan sampah di Lapangan Umum Kediri, Tabanan, Bali. Hal itu diungkapkan pada saat meninjau ke lapangan tersebut, Jumat (26/3/2021).

Dia mengimbau masyarakat, khususnya masyarakat Kediri, agar menjaga lapangan tersebut dengan baik, sebagai sarana kegiatan olahraga dan kegiatan pemerintahan. Apabila digunakan selain dari fungsinya, dia minta masyarakat turut andil untuk menegur dan menjelaskan secara baik kepada pihak dimaksud.

Read More

“Mari lapangan ini kita kembalikan fungsinya. Jangan dipakai untuk latihan mengendarai mobil. Itu juga sudah saya perintahkan kepada Camat Kediri untuk mengisi larangan. Danramil Kediri juga saya minta untuk membantu menertibkan hal tersebut,” tegas Edi.

Camat Kediri, I Made Murdika, saat mendampingi Edi, mengatakan, selain mengajak masyarakat, dalam kegiatan kebersihan ini juga melibatkan instansi pemerintah dan remaja pesantren yang ada di Kediri.

“Terkait imbauan wabup, sesegera mungkin kami akan memasang imbaun di Lapangan Kediri, agar masyarakat tidak memanfaatkan lapangan itu sebagai ajang latihan mengendarai kendaraan roda empat ataupun roda dua, karena bisa mengakibatkan lapangan jadi rusak,” ujarnya.

Dikatakan pula bahwa kegiatan pembersihan Lapangan Kediri ini bersifat situasional, karena dibebankan kepada kelompok SSB yang memanfaatkan dan memakai lapangan tersebut.

“Status Lapangan Kediri ini merupakan aset Pemprov Bali. Jadi, dalam upaya melengkapi fasilitas penunjang di Lapangan Kediri, diusahakan memohon CSR dari pihak terkait yang berkenan memberikan donasi untuk perawatan lapangan tersebut,” ujar Murdika. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.