Visi Jelas dan Pemain Berkualitas Jadi Alasan John Herdman Pilih Indonesia

PELATIH Timnas Indonesia John Herdman, menunjukkan jersey Timnas pada acara perkenalan pelatih baru Tim Nasional Indonesia, di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026). foto: dok

POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Pelatih baru timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan bahwa visi yang jelas, pemain berkualitas dan basis pencinta sepak bola yang sangat fanatik, adalah alasannya memilih tim Garuda daripada menerima pinangan dua negara lainnya, Jamaika dan Honduras.

Pada jumpa pers perkenalan resminya di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026), ia mengatakan ketertarikannya memilih Indonesia adalah karena negara ini tempat yang tepat untuk dirinya karena mempunyai visi yang jelas, mempunyai pemain berkualitas, dan juga memiliki basis pencinta sepakbola yang sangat fanatik.

Read More

“Saya pernah bekerja di CONCACAF, saya punya pengalaman di sana. Namun, saya percaya dengan negara yang punya populasi 280 juta penduduk, yang di mana 90 persennya mencintai sepakbola. Mereka sangat mencintai sepakbolanya. Ini adalah tempat yang tepat,” kata Herdman.

John Herdman dikontrak dengan skema 2+2 atau dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Di Indonesia, ia juga akan memimpin timnas U-23 Indonesia.

Ketika ditanya lebih lanjut, pria asal Inggris itu mengatakan pentingnya sinergi antar tim nasional kelompok umur, mulai U-17 sampai senior. Menurutnya sinergi ini adalah hal terpenting agar para pemain muda cepat dan siap ketika mendapat panggilan masuk ke tim senior Indonesia.

“Jadi, bekerja dengan tim kepelatihan U-20, U-23, akan jadi sebuah hal yang penting ketika kita punya konsistensi di elemen filosofi. Seperti yang saya katakan sebelumnya, kerangka budaya dan taktik,” kata pelatih yang mengantarkan Kanada ke Piala Dunia 2022 setelah 36 tahun absen.

“Saat ada perbedaan, di mana setiap pelatih punya filosifinya, harus ada persamaan agar memastikan para pemain siap. Ketika ada panggilan, mereka siap untuk bermain. Dan, saya berpikir perbedaan sistem, perbedaan budaya, mereka harus siap. Karena jendela internasional sangat padat,” katanya menambahkan.

Pada jumpa pers tersebut, PSSI juga memperkenalkan Cesar Meylan sebagai asisten pelatih fisik. Kehadiran Meylan membuat Herdman akan melanjutkan kerja sama dengan penyandang gelar Doktor (PhD) di bidang strength & conditioning itu setelah keduanya bersama-sama dalam satu tim selama lebih dari satu dekade, mulai di timnas putri Selandia Baru, timnas putri Kanada, timnas putra Kanada, sampai Toronto FC.

Jalin Komunikasi
Pada bagian lain, Herdman mengaku sudah menjalin komunikasi dengan pemain Timnas Indonesia seperti dengan Jay Idzes dan juga beberapa pemain inti lainnya sejak Natal lalu. Ia ingin memanfaatkan momen Natal untuk melakukan pendekatan awal dengan menyapa dan memperkenalkan diri sebagai pelatih baru tim Garuda.

“Selama Natal, saya mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru kepada banyak dari mereka bersama keluarga masing-masing. Tapi saya sudah berbicara dengan kelompok inti pemain. Saya sudah melakukan percakapan, percakapan panjang, dengan kapten dan beberapa pemain senior,” kata pelatih 50 tahun itu, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

“Bukan untuk langsung membahas Piala Dunia, tapi untuk mengenal mereka sebagai manusia dan memperkenalkan diri saya,” lanjut Herdman seraya menambahkan, ”tahap selanjutnya adalah melakukan pembicaraan dengan pemain-pemain tim Garuda dalam dua pekan ke depan secara virtual untuk memahami pandangan mereka terhadap perjalanan dua tahun menuju Piala Dunia 2026.

Perjalanan Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 sudah dimulai sejak Oktober 2023 pada putaran pertama melawan Brunei Darussalam di era pelatih Shin Tae-yong. Indonesia kemudian melanjutkan babak kualifikasi di putaran kedua, lalu putaran ketiga, sebelum terhenti di putaran keempat di tangan Arab Saudi dan Irak di bawah asuhan Patrick Kluivert.

“Dalam dua minggu ke depan, saya akan melakukan konferensi video dengan para pemimpin inti tim untuk memahami kampanye kualifikasi Piala Dunia, mendengar sudut pandang mereka, memahami motivasi mereka, mengapa mereka bermain untuk Indonesia, dan apa yang mereka inginkan dari perjalanan ini. Percakapan-percakapan itu akan terjadi dalam dua minggu ke depan,” ungkap Herdman.

“Akhir Januari hingga awal Februari, saya akan pergi ke Eropa untuk melihat lingkungan latihan mereka, mendengarkan mereka secara langsung, serta mencari pemain lain yang mungkin siap untuk bergabung. Ini akan menjadi periode yang sangat sibuk, dan pada tahap ini mendengarkan pemain serta memahami perspektif mereka adalah hal yang paling penting,” pungkasnya. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.