Vaksinasi Covid-19 Massal di Denpasar Targetkan 2.000 Nakes

  • Whatsapp
WAKIL Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara saat meninjau kegiatan vaksinasi massal untuk tenaga kesehatan di Denpasar, Kamis (4/2/2021) di halaman parkir Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang. Foto: ist
WAKIL Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara saat meninjau kegiatan vaksinasi massal untuk tenaga kesehatan di Denpasar, Kamis (4/2/2021) di halaman parkir Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang. Foto: ist

DENPASAR – Pemkot Denpasar menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal untuk tenaga kesehatan (nakes) selama dua hari, 4-5 Februari 2021 yang dilaksanakan di tiga lokasi yakni Gedung Sewaka Dharma (GSD) Lumintang, Wantilan DPRD Bali, dan Poltekkes Denpasar. Kegiatan ini dipantau Wakil Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara; didampingi Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya.

“Saya harapkan dalam satu hari ini bisa tercapai 1.000 nakes yang divaksin di tiga lokasi ini. Walaupun yang terdata baru 800 nakes secara online, sisanya bisa langsung datang ke lokasi,” ucap Jaya Negara di sela-sela memantau pelaksanaan vaksinasi, Kamis (4/2/2021), di halaman parkir Gedung GSD Lumintang.

Bacaan Lainnya

Pemkot Denpasar menargetkan 13 ribu lebih nakes yang akan divaksin. Sebanyak 8.235 nakes atau 67,39 persen dari keseluruhan nakes yang ada di Denpasar tercatat sudah mendapat vaksin Covid-19 hingga 2 Februari lalu. Apabila tercapai 2.000 nakes dalam dua hari vaksinasi massal, kata Jaya Negara, berarti sudah 10 ribu nakes yang tervaksin. “Tentu ini akan mempercepat vaksinasi untuk nakes, yang kemudian bisa dilanjutkan ke instansi pelayanan publik seperti PNS dan TNI, Polri, serta masyarakat umum,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Denpasar, Luh Putu Sri Armini, mengatakan, untuk di Gedung GSD pelaksanaan vaksinasi dibagi ke dalam lima tim yakni tim RS Dharma Yadnya, Surya Husada Ubung, RS Manuaba, RS Puri Bunda, dan RS Bhakti Rahayu. Adapun total keseluruhan rumah sakit yang bekerja sama sebanyak 13 rumah sakit yang ada di Denpasar, baik rumah sakit swasta maupun pemerintah.

Sri Armini Armini menjelaskan untuk tiga lokasi pelaksanaan vaksinasi, pihaknya menyediakan 15 pos. Artinya di satu lokasi terdapat 5 pos, dari pukul 08.00 hingga 14.00 Wita. Dia menyebut, untuk sasaran nakes yang sudah terdaftar di aplikasi Primary Care (P-Care) yang divaksin di GSD yakni 340 orang. Nakes yang belum pernah divaksin diminta langsung datang ke lokasi vaksin tanpa harus mendapatkan SMS blast. Peserta datang dengan membawa KTP, fotokopi SIP atau fotokopi STR. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar.

Baca juga :  Ratu Tisha Mundur dari Jabatan Sekjen PSSI

Dia menambahkan, vaksinasi nakes di Denpasar sebelumnya ditarget selesai Maret 2021, kini diharapkan bisa selesai minggu ketiga Februari. Untuk itu, diharapkan kesadaran para nakes untuk ikut andil dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi massal. “Vaksinasi massal ini merupakan upaya percepatan program vaksin Covid-19 untuk nakes. Kami berharap partisipasi maksimal dari nakes yang belum mendapat vaksin untuk mengikuti program vaksinasi massal ini,” harap Sri Armini. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.