DENPASAR – Pasien covid-19 masih dalam perawatan (kasus aktif) di Denpasar terus menurun (berkurang), seiring semakin dominannya pasien yang sembuh setiap harinya, dibandingkan tambahan kasus positif baru. Ini tentu jadi kabar baik, di tengah wacana dibukanya kembali pariwisata Bali.
Dari rilis yang disampaikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Rabu (17/3/2021) tercatat penambahan pasien sembuh sebanyak 129 orang, atau 43 orang lebih banyak dari tambahan kasus positif baru yang berjumlah 86 orang. Sementara pasien meninggal dunia, ada tambahan 2 orang.
”Dengan demikian, secara kumulatif kasus aktif yang masih dalam perawatan kini berjumlah 477 orang (4.11 persen). Ada penurunan 45 orang dibandingkan sehari sebelumnya Selasa (16/3/2021) yang berjumlah 522 orang (4,53 persen),” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Rabu (17/3/2021).
Sedangkan pasien sembuh secara kumulatif, kini berjumlah 10.901 orang (93,97 persen) dari jumlah kasus sebanyak 11.601 orang. Sementara kasus meninggal dunia sebanyak 223 orang (1,92 persen).
”Pasien sembuh memang terus melonjak dalam beberapa hari ini, tetapi masih terjadi penularan yang jumlahnya cukup tinggi (86 orang), sehingga menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Dewa Rai seraya mengajak masyarakat tetap waspada dan tidak lengah serta disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan. “Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya lagi.
Terkait dua pasien yang meninggal dunia, Dewa Rai menjelaskan, kedua pasien diketahui berjenis kelamin laki-laki yang masing-masing berusia 54 tahun dan 69 tahun. Keduanya merupakan warga Kota Denpasar yang berdomisili di Desa Sanur Kauh.
Dalam upaya menekan penularan, Pemkot Denpasar juga terus berupaya memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat. ”Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.
“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” pungkas Dewa Rai. yes






















