Update Covid-19 Bali: Pasien Sembuh Meningkat, tapi Tambahan Kasus Positif juga Naik

  • Whatsapp

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali, Senin (9/11/2020) diwarnai peningkatan pasien sembuh dan tambahan kasus positif baru dengan selisih sangat tipis. Kabar dukanya di hari yang sama, kembali ada tambahan satu kasus meninggal dunia setelah sebelumnya dua hari beruntun nihil.

Berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Senin (9/11/2020), pasien sembuh bertambah sebanyak 70 orang, hanya terpaut 2 orang lebih banyak dari kasus terkonfirmasi positif yang berjumlah 68 orang (67 WNI dan 1 WNA) dengan rincian 65 orang melalui transmisi lokal, 1 PPLN dan 2 PPDN.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya pada Minggu (8/11/2020), pasien sembuh berjumlah 48 orang. Artinya ada peningkatan hari ini yang sembuh sebanyak 22 orang. Di sisi lain, kasus positif baru juga melonjak. Dari sehari sebelumnya berjumlah 44 orang, naik menjadi 68 orang alias ada peningkatan 24 orang.

Dari 70 pasien yang sembuh, Kabupaten Badung mencatatkan yang terbanyak 26 orang, disusul Kota Denpasar (19), Gianyar (5), Karangasem (4), Bangli (4), Jembrana (4), Klungkung (3), Tabanan (3), Buleleng (1) dan 1 orang WNA.

”Jadi, total pasien sembuh di Bali sampai hari ini berjumlah 11.275 orang (91,72%) dengan rincian 11.248 WNI dan 27 WNA,” ujar Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Senin (9/11/2020).

Baca juga :  Joger Ingatkan Anggota Keluarga Disiplin Prokes

Sementara itu, 68 orang yang terkonfrmasi positif dilaporkan delapan kabupaten/kota di Bali kecuali Kabupaten Karangasem. Rinciannya, Kota Denpasar menjadi penyumbang terbanyak 24 orang, disusul Gianyar (14), Badung (13), Klungkung (4), Jembrana (4), Tabanan (3), Buleleng (3), Bangli (2) dan 1 orang WNA.

‘Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 12.293 orang (12.262 WNI dan 31 WNA) yang didominasi transmisi lokal sebanyak 11.885 kasus,” jelas Rentin yang juga Kalaksa BPBD Provinsi Bali itu.

Sedangkan satu pasian yang tutup usia di hari yang sama merupakan warga Denpasar, sehingga total yang sudah meninggal dunia akibat covid-19 di Bali berjumlah 400 orang (3,25%) dengan rincian 397 WNI dan 3 WNA.

Berdasarkan data tersebut, kini kasus aktif (pasien dalam perawatan) di Bali berkurang lagi 3 orang, menjadi 618 orang (5,03%) dengan rincian 617 WNI dan 1 WNA, yang dirawat di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Kabar baik terjadi pada perkembangan pandemi covid-19 secara nasional, dimana kembali pasien sembuh lebih banyak dari kasus positif baru dengan selisih cukup tajam. Kali jumlah pasien sembuh sebanyak 3.968 orang, atau 1.115 orang dari tambahan yang terkonfirmasi positif sebanyak 2.853 orang. Sementara kasus meninggal dunia sebanyak 75 orang yang dilaporkan 18 provinsi.

Baca juga :  Pemkot Denpasar Terima Bantuan 1.000 Kg Beras dari Warga Korea Selatan

Pada bagian akhir, Rentin juga kembali mengingatkan masyarakat Bali agar tetap waspada dan disiplin mematuhi protokol kesehatan. ”Tetaplah waspada dan patuhi protokol kesehatan dimanapun kita berada. Covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita,” ujarnya.

Rentin juga mengingatkan pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker kapanpun & dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Juga ditegaskan, bahwa pengendalian dan pencegahan covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. ”Untuk itu, mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada,” tandas Rentin.

Menurutnya, pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar. ”Mari kita dukung upaya pemerintah, dengan penuh disiplin melaksanakan protokol kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” ajak Made Rentin. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.