DENPASAR – Meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Desa Adat Intaran, Sanur Kauh mendorong pihak desa adat setempat mengambil langkah taktis cegah dini. Per Jumat (1/5), Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar bersama Satgas Desa dan Banjar setempat mulai melaksanakan isolasi selektif dan pembatasan kegiatan masyarakat di wilayah tersebut.
“Untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di wilayah Desa Adat Intaran Sanur, mulai hari ini kami memberlakukan isolasi selektif sampai batas yang tidak ditentukan. Termasuk juga tindakan tegas terhadap warga masyarakat yang masih membandel dan melanggar anjuran pemerintah,” ujar Bendesa Adat Intaran, AA Alit Kencana, saat dikonfirmasi Jumat (1/5/2020).
Ia menjelaskan, langkah isolasi selektif yang tertuang dalam Keputusan Bendesa Adat Intaran Nomor 02/SK-INTARAN/IV/2020 ini dilakukan lantaran di Desa Sanur Kauh sudah terjadi transmisi lokal yang cukup tinggi. Dengan isolasi selektif ini masyarakat yang akan memasuki kawasan Desa Adat Intaran, Desa Sanur Kauh diwajibkan menggunakan masker. Bagi masyarakat tanpa tujuan jelas tidak diizinkan memasuki wilayah Desa Adat Intaran.
“Ada sanksi tegas melalui pararem desa adat bagi masyarakat yang melanggar dan membandel dalam menjalankan arahan pemerintah,” tegas Alit Kencana.
Selain itu, dengan adanya isolasi selektif ini masyarakat umum tidak diizinkan menuju akses pantai di wilayah Desa Adat Intaran. Bahkan, masyarakat Sanur yang diizinkan memasuki pantai hanya nelayan dengan menunjukkan pass atau kartu tanda pengenal yang dikeluarkan pihak Desa Adat. “Akses ke pantai juga lebih diperketat, hanya dikhususkan bagi nelayan yang sudah memiliki pass dari Desa Adat, dan jam malam juga akan diperketat pengawasanya,” tegasnya.
Bendesa Adat Intaran menyampaikan permakluman kepada masyarakat yang hendak melintasi Desa Adat Intaran, Sanur Kauh atas ketidaknyamanan ini. Hal ini semata-mata untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. “Kami menyampaikan permakluman bagi masyarakat umum yang hendak menuju Desa Adat Intaran tanpa tujuan jelas akan tidak diizinkan, termasuk menuju pantai,” tutup Alit Kencana.
Dikonfirmasi terpisah, Jubir Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpaaar, I Dewa Gede Rai, membenarkan bahwa wilayah Desa Adat Intaran Sanur dilakukan isolasi selektif. Hal ini dilakukan untuk menekan laju penyebaran virus corona di wilayah tersebut. Seperti diketahui bahwa di Sanur Kauh sudah terjadi transmisi lokal. 026
























