Ini Tips Milenial Miliki Tempat Tinggal Pribadi

  • Whatsapp
ILUSTRASI - Deretan unit apartemen di Jakarta. foto: antaranews.

BANYAK generasi milenial yang sudah memiliki penghasilan, namun tidak sedikit dari mereka yang belum memiliki properti baik rumah tapak (landed house) maupun apartemen. Nyatanya, membeli tempat tinggal pribadi memang tidak mudah, dibutuhkan komitmen untuk tidak konsumtif.

Figur publik, Ida Ayu Dewi dalam diskusi daring yang diselenggarakan Perum Perumnas di Jakarta, Jumat (1/5/2020), mengatakan bahwa langkah awal generasi milenial untuk membeli rumah yaitu harus mempunyai keuangan yang sehat. “Tentu saja kita harus menyiapkan tabungan, dan komitmen untuk tidak konsumtif,” ujar Ida Ayu Dewi yang mengaku telah memiliki dua anak itu.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan generasi milenial dapat memanfaatkan KPR dengan tenor panjang. Namun, memilih tenor pendek juga tidak masalah mengingat nilai gaji pekerja dapat terus bertambah ke depan.

Selanjutnya, ia menyampaikan, jika keuangan telah mencukupi cepat-cepatlah membeli properti karena harga properti setiap tahun mengalami kenaikan. “Jangan menunda-nunda, namun sesuaikan dengan kemampuan keuangan,” katanya, seperti dilansir dari antaranews.

Ia tidak mempermasalahkan jika generasi milenial membeli rumah di pinggiran kota, yang patut diperhatikan adalah dekat dengan fasilitas transportasi, pendidikan dan kesehatan. Tapi, jika memang harus tinggal di pusat kota, disarankan untuk memilih apartemen. “Yang penting harganya terjangkau,” ucapnya.

Baca juga :  Hadiri Lokasaba VI MGPSSR di Tabanan, Bupati Giri Prasta Serahkan Dana Motivasi Pribadi

Kemudian, ia mengingatkan ​​​​​generasi milenial yang mencari tempat tinggal pribadi untuk memperhatikan developer propertinya. “BUMN seperti Perumnas terjamin, baik bangunan maupun lokasinya yang dekat dengan berbagai fasilitas,” pungkas Ida Ayu Dewi. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.