TPKAD Gianyar Masuk Nomine TPKAD Award 2021

  • Whatsapp
PROSES penilaian TPKAD Award secara virtual di ruang Command Center Kantor Bupati Gianyar. Foto: adi

GIANYAR – Memberi apresiasi atas usaha pemerintah meningkatkan akses keuangan di wilayahnya melalui TPKAD, OJK kembali menggelar TPAKD Award 2021. Proses penilaian dilakukan secara virtual di ruang Command Center Kantor Bupati Gianyar, Jumat (12/11/2021).

Hadir dalam asesmen virtual itu, Bupati Gianyar, I Made Mahayastra; Sekda Made Gede Wisnu Wijaya; Asisten Perekonomian dan Pembangunan, I Wayan Sadra; Kepala Bank Daerah Gianyar, Nyoman Suparsa Widana, serta kepala OPD terkait di Pemkab Gianyar.

Bacaan Lainnya

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Pusat, Kristianti Puji Rahayu, mengatakan, OJK sangat mengapresiasi Kabupaten Gianyar yang bersinergi dan berupaya optimal meningkatkan akses keuangan di wilayahnya melalui program TPKAD yang inovatif.

Hal itu guna mendukung pengembangan UMKM. “Ini merupakan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang memberi komitmen mendirikan TPKAD dan mengoptimalkan fungsinya,” ujarnya.

TPKAD Award, jelasnya, merupakan salah satu apresiasi OJK kepada TPKAD yang memberikan sinerginya guna meningkatkan akselerasi akses keuangan di daerah. “Ini wujud apresiasi OJK sejak 2016 mendirikan TPKAD, TPKAD sudah bertambah serta sudah mencapai target,” tambahnya.

Sejak dimulai tahun 2016 lalu, dibuka dengan 3 TPKAD. Tahun 2019 dengan 8 TPKAD, tahun 2020 dengan 10 TPKAD, serta akan terus bertambah. Pada tahun 2021 ini dikuti 194 TPKAD yang terdiri dari 92 TPKAD e-sistem dan 102 TPKAD incomer.

Baca juga :  Terkait Rumor Perpanjangan PPKM Darurat, Luhut: Diumumkan 2-3 Hari ke Depan

Dalam paparannya di hadapan tim penilai, Bupati Mahayastra mengatakan, visi dan misinya dalam menangani kemiskinan dijalankan dengan program nyata yang bisa dirasakan langsung masyarakat. Sebelum itu, terlebih dahulu melaksanakan pendataan mulai dari banjar dengan kriteria yang ditentukan sebelumnya.

“Kami mewajibkan masing-masing banjar melakukan pendataan masyarakat miskin dengan kriteria yang kami tentukan, serta ditandatangani kepala desa, dan pendamping sosial masyarakat. Juga kami wajibkan 1 OPD sebagai pendamping, sehingga didapat masyarakat miskin di Kabupaten Gianyar sebanyak 7.554 KK,” jelasnya.

Berdasarkan data tersebut, sambungnya, Pemkab Gianyar melakukan empat aksi/terobosan pengentasan masyarakat dari kemiskinan yang dituangkan dalam APBD Gianyar. Yakni bedah rumah, rehab rumah, jambanisasi, serta Kredit Usaha Rakyat Kurda maupun Kurda GAS (Gianyar Aman Sejahtera) yang menyasar masyarakat miskin, serta koperasi.

Sasaran Kurda GAS ditujukan kepada usaha mikro, usaha kecil di bidang kerajinan, industri rumah tangga, perdagangan, pertanian, peternakan, alat/sarana upakara yadnya dan usaha mikro yang dikelola oleh keluarga miskin.

Pun pelaku usaha mikro dan kecil yang tercatat sebagai keluarga miskin, sesuai keputusan Bupati Gianyar Nomor 2126/E-20/HK/2019 tentang Data Kemiskinan Daerah Kabupaten Gianyar Tahun 2020. Plafon pinjaman maksimal Rp5 juta dengan jangka waktu angsuran maksimal tiga tahun, suku bunga menurun 4 persen per tahun, tanpa biaya provisi dan biaya administrasi.

Untuk monitoring dan mengevaluasi secara digital program Kurda maupun Kurda GAS, terangnya, Pemkab juga menyiapkan aplikasi monitoring antara Pemkab Gianyar dengan PT Bank Daerah Gianyar (Perseroda) guna mengetahui perubahan setelah mendapat Kurda.

Baca juga :  Selly Mantra Apresiasi Peran Multifungsi Ibu-ibu Masa Kini

“Inilah aplikasi TPKAD Kabupaten Gianyar yang di dalamnya terdapat nama debitur, besar pinjaman, serta bagaimana perubahan setelah mendapat pinjaman, yang dibuat khusus untuk mengimbangi aplikasi yang sudah dibuat Bank Daerah,”pungkasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.