Toko Terbakar di Cepaka, Kerugian Capai Rp2 Miliar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

PETUGAS kepolisian melakukan olah TKP kebakaran di Banjar Batan Duren, Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu (4/2/2026). Foto: ist
PETUGAS kepolisian melakukan olah TKP kebakaran di Banjar Batan Duren, Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu (4/2/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, TABANAN – Kebakaran menimpa sebuah toko di Banjar Batan Duren, Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu (4/2/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.00 Wita tersebut. Namun, pemilik toko, I Made Rohadi (63), mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp2 miliar.

Toko yang terbakar berada di sebuah bangunan permanen tiga lantai yang masih dalam tahap pembangunan. Pada bagian bawah bangunan terdapat empat unit usaha, masing-masing berupa usaha laundry, kantor kontraktor, tempat kos-kosan, serta usaha penjualan telepon genggam.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Kediri, Kompol Putu Budiawan, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kebakaran bermula sekitar pukul 08.00 Wita. Saat itu, pemilik toko sedang bekerja memasang sanggah atau tempat sembahyang di lantai tiga bangunan.

Sekitar pukul 11.30 Wita, pemilik toko pulang ke rumah untuk makan siang. Namun, tak lama kemudian, sekitar pukul 12.00 Wita, ia mendapat telepon dari anaknya yang mengabarkan bahwa tokonya terbakar.

Mendapat kabar tersebut, pemilik toko segera menuju lokasi kejadian. “Sekitar pukul 12.30 Wita, api berhasil dipadamkan. Proses pemadaman dilakukan oleh tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Badung dan satu unit dari Kabupaten Tabanan,” ujar Kompol Budiawan.

Ia menambahkan, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik pada salah satu kendaraan yang terparkir di lokasi, kemudian api merambat ke bangunan toko. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp2 miliar,” pungkasnya. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses