Belasan Murid SMPN 2 Marga Mengalami Kerauhan, Pihak Sekolah Diimbau Ciptakan Suasana Aman dan Menyenangkan

KADISDIK Tabanan I Gusti Putu Ngurah Darma Utama melakukan kunjungan ke SMP Negeri 2 Marga, Rabu (4/2/2026), berkaitan dengan adanya laporan kerauhan murid yang terjadi di sekolah tersebut. Foto: ist
KADISDIK Tabanan I Gusti Putu Ngurah Darma Utama melakukan kunjungan ke SMP Negeri 2 Marga, Rabu (4/2/2026), berkaitan dengan adanya laporan kerauhan murid yang terjadi di sekolah tersebut. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, TABANAN – Kadisdik Tabanan I Gusti Putu Ngurah Darma Utama melakukan kunjungan ke SMP Negeri 2 Marga, Rabu (4/2/2026). Kunjungan tersebut berkaitan dengan adanya laporan kerauhan (kesurupan) murid yang terjadi di sekolah tersebut.

Berdasarkan konfirmasi pihak sekolah, kata Darma Utama, sebanyak 15 murid yang mengalami peristiwa kesurupan tersebut. “Kronologi kejadian itu, menurut pihak sekolah, bermula dari salah satu murid yang awalnya ditunjuk sebagai dirigent yang mengalami kesurupan. Ketika mendapatkan penanganan, sejumlah murid lainnya mendadak mengalami kejadian yang sama,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Ketika itu, untuk mengantisipasi kejadian agar tidak menyebar ke lebih banyak murid lainnya, sekolah memutuskan untuk memulangkan para murid lebih awal. Setelah mendapatkan penanganan, Plt. Kepala SMP Negeri 2 Marga mengadakan rapat dengan warga sekolah, terkait penanganan lanjutan atas kejadian tersebut.

Atas laporan yang disampaikan Plt. kepala sekolah setempat, Kadisdik Tabanan mengimbau agar pihak sekolah segera melakukan langkah penanganan lanjutan. Antara lain dengan melakukan peendampingan kepada anak yang mengalami kesurupan.

“Jika nantinya terhadap para murid tersebut memerlukan pendampingan psikolog, sekolah dapat bersurat ke dinas, agar dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Tabanan. Kami juga mengimbau kepada sekolah agar menciptakan suasana belajar yang aman dan menyenangkan, sehingga dapat mengurangi ketegangan para murid,” ujar Darma Utama.

Selain itu, dia juga mengimbau agar sekolah berkoordinasi lebih lanjut dengan orang tua dan unsur kelian adat maupun tokoh masyarakat setempat, untuk pelaksanaan upakara jika diperlukan, dan untuk mencegah trauma kepada para murid. Sekolah juga agar mengkonfirmasi bahwa untuk besok para murid belajar seperti biasa di sekolah.

Selain membahas masalah pada murid yang mengalami kerauhan, pada kesempatan itu juga Kadisdik sempat memeriksa keadaan gedung dan ruangan, penangan sampah, dan pemanfaatan pekarangan sekolah untuk ketahanan pangan, guna memaksimalkan peran sekolah responsif terhadap isu kekinian. “Hal itu juga bertujuan agar sekolah turut berperan menghadirkan sekolah untuk mewujudkan pendidikan bermutu, serta aktif berperan tecapainya Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” pungkasnya,” pungkasnya. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses