Tingkatkan Produksi Ikan Tangkap, Ribuan Benih Ikan Nila Ditebar di Perairan Danau Batur

PEMKAB Bangli bersama pihak terkait kembali menuangkan eco enzyme di Danau Batur, Kintamani, Bangli, Jumat (25/8) lalu. Kegiatan ini dibarengi penebaran benih ikan nila, sebagai upaya peningkatan produksi ikan tangkap yang dalam akhir-akhir ini mengalami penurunan. Foto: ist
PEMKAB Bangli bersama pihak terkait kembali menuangkan eco enzyme di Danau Batur, Kintamani, Bangli, Jumat (25/8) lalu. Kegiatan ini dibarengi penebaran benih ikan nila, sebagai upaya peningkatan produksi ikan tangkap yang dalam akhir-akhir ini mengalami penurunan. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Pemkab Bangli bersama pihak terkait kembali menuangkan eco enzyme di Danau Batur, Kintamani, Bangli, Jumat (25/8) lalu. Kegiatan ini dibarengi penebaran benih ikan nila, sebagai upaya peningkatan produksi ikan tangkap yang dalam akhir-akhir ini mengalami penurunan. Turut hadir praktisi lingkungan hidup, Alexander Sonny Keraf; Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara; anggota DPR RI, I Nyoman Parta, pimpinan OPD Pemkab Bangli, dan para undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menyampaikan, Pemkab sampai saat ini lima kali menuangkan eco enzyme dengan jumlah 100 ton dari 237 ton yang disiapkan. Penuangan dilakukan secara bertahap dan gotong royong, bahkan tidak ada menggunakan dana APBD untuk pembuatan eco enzyme. Dia mengaku hanya mengeluarkan Instruksi Bupati kepada SD, SMP, SMA, desa, kelurahan, dan semua masyarakat lainnya untuk semangat membuat eco enzym.

Read More

Dalam kesempatan itu, Sedana Arta mendaku mengajukan kajian ke pemerintah pusat agar bisa diberi jasa imbal lingkungan, sebagai penghasil udara dan air baku untuk Bali. dia memaparkan, Kintamani ini merupakan paru-parunya Bali. Gunung, Danau, dan kawasan kaldera Gunung Batur statusnya menasional, bahkan internasional. “Karenanya kami konsisten berupaya menjaga lingkungan ini. Kalau bukan kita, siapa lagi?” sebutnya.

Terkait dengan protein tinggi, selain ikan air laut, juga perlu ikan air tawar. Dari hasil penghitungan, ulasnya, ada kelebihan sampai 3 persen jumlah keramba ikan di perairan Danau Batur milik petani ikan. Dia berencana jumlahnya dikurangi, terutama keramba yang tahunan tidak berproduksi lagi. “Namun, ini masih harus kita diskusikan juga kepada para petani ikan, karena perlu biaya cukup banyak mengangkat keramba lapuk itu,” tandasnya.

Kadis PKP Bangli, I Wayan Sarma, menambahkan, ada 150 ribu benih ikan nila yang ditebar. Dia mengungkapkan, akhir-akhir ini ada penurunan hasil produksi ikan tangkap di Danau Batur. Karena itu, penebaran benih ikan seperti ini mendapat respons baik dari para nelayan.

“Kegiatan seperti ini sebagai upaya meningkatkan stok populasi ikan, dan melestarikan keanekaragaman sumber daya ikan di perairan Danau Batur,” terangnya menandaskan. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.