Tim Yustisi Intensifkan Penertiban Prokes di Denpasar

  • Whatsapp
TIM yustisi saat memberikan pembinaan kepada warga saat penertiban prokes di jalan by pass wilayah Kesiman Kertalangu, Denpasar, Rabu (13/1/2021). Foto: ist
TIM yustisi saat memberikan pembinaan kepada warga saat penertiban prokes di jalan by pass wilayah Kesiman Kertalangu, Denpasar, Rabu (13/1/2021). Foto: ist

DENPASAR – Tim Yustisi Kota Denpasar terus melakukan penertiban protokol kesehatan (prokes) saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) menyasar tempat keramaian seperti pasar, pertokoan, taman kota, dan pengguna jalan di seluruh Kecamatan di Kota Denpasar. Dalam penertiban prokes melibatkan Tim Gabungan dari unsur BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Diskes, Dishub, dan pecalang pada Rabu (13/1/2021), terjaring sebanyak 35 orang pelanggar prokes.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga, mengatakan, semua pelanggar prokes kali ini tidak ada yang didenda karena mereka semua menggunakan masker, namun penggunaannya tidak pada tempatnya. Sebagai sanksi semua pelanggar diberikan pembinaan dan sanksi fisik yakni diberi hukuman push up. Selain itu, mereka juga diberikan sanksi moril dengan menandatangani surat pernyataan tidak akan melanggar prokes lagi. “Jika setelah ini kembali ditemukan melanggar, maka akan diproses ke sidang tipiring,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Dalam penertiban ini tim yustisi juga melakukan pemantauan bagi pelaku usaha agar jam tutup tidak sampai lewat waktu yang telah ditetapkan. Jika ditemukan buka lewat jam operasional yang telah ditentukan, maka akan dilakukan pencatatan dan diberikan pembinaan. Jika setelah diberikan pembinaan kembali melakukan pelanggaran akan diproses untuk disidang tipiring.

Baca juga :  Gerindra Tunda Rekomendasi Tamba-Ipat, Status PNS Jadi Ganjalan

“Saya mengajak masyarakat agar taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat orang yang terjangkit Covid-19 semakin banyak, sedangkan fasilitas rumah sakit dan tenaga kesehatan sangat terbatas,” kata Dewa Sayoga.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, menambahkan bahwa kasus Covid-19 di Kota Denpasar mengalami tren peningkatan setelah libur Natal dan Tahun Baru. “Dalam dua hari terakhir kasus Covid di Denpasar di atas angka 100 kasus per hari. Oleh karena itu, mari bersama-sama ikut berpartisipasi mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan 3M,” ucapnya. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.