Tim Yustisi Denpasar Denda 11 Pelanggar Prokes, 4 Orang Jalani Rapid Test Antigen

  • Whatsapp
TIM Yustisi Denpasar saat melakukan penertiban di seputaran Jalan Teuku Umar Barat - Jalan Pura Demak, Desa Pemecutan Kelod, Senin (8/3/2021). foto: ist

DENPASAR – Dalam upaya menekan penularan covid-19, Tim Yustisi Kota Denpasar melakukan rapid test kepada 4 orang pelanggar protokol kesehatan, yang terjaring pada saat penertiban protokol kesehatan di seputaran Jalan Teuku Umar Barat – Jalan Pura Demak, Desa Pemecutan Kelod, Senin (8/3/2021).

”Hasil rapid test antigen yang dilakukan semuanya hasilnya negatif,” ungkap Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga seraya menambahkan, sebanyak 22 pelanggar terjaring dalam penertiban tersebut.

Bacaan Lainnya

Dari jumlah tersebut, sebanyak 11pelanggar langsung didenda ditempat karena tidak menggunakan masker dan 11 orang diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak pada tempatnya.

Dari 22 orang terjaring hanya melakukan rapid test antigen kepada 4 orang saja. “Untuk sisanya telah membawa surat hasil swab, sehingga kami hanya melakukan rapid test antigen sebanyak 4 orang saja,” ungkap Sayoga.

Lebih lanjut Sayoga mengatakan, dalam penertiban itu pihaknya juga melakukan sosialisasi protokol kesehatan pelaksanaan pemantuan protokol kesehatan (PPKM) mikro kecil kepada masyarakat. Salah salah satunya dengan mensosilisasikan protokol kesehatan 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mensosialisasikan kepada pelaku usaha agar menyediakan sarana protokol kesehatan di tempat usahanya. Dengan berbagai langkah yang dilakukan ini pandemi covid 19 ini dapat terkendali.

Baca juga :  Aksi “Cinta Ibu Pertiwi”, KT Dharma Praja Mandala Tanam Seribu Bibit Pohon

“Saya tak henti hentinya mengajak kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun, dengan begitu kita bisa terhindar dari paparan virus covid 19,” pungkas Sayoga. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.