Tim Gabungan Cek Prokes di DTW Tanah Lot

  • Whatsapp
TIM gabungan melaksanakan yustisi PPKM level II, yang salah satu sasarannya di kawasan Wisata Tanah Lot, Tabanan, Minggu (26/12/2021). Foto: ist

TABANAN – Tim gabungan melaksanakan yustisi PPKM level II dengan sasaran salah satunya di DTW Tanah Lot, Tabanan, Minggu (26/12/2021). Kegiatan pemantauan penerapan protokol kesehatan (prokes) ini melibatkan personel Polres Tabanan, Kodim 1619/Tabanan, Satpol PP Tabanan, dan BPBD Tabanan.

Bukan hanya di Kawasan Wisata Tanah Lot, yustisi PPKM level II itu juga menyebar ke Pantai Yeh Gangga dan beberapa tempat wisata lainnya yang ada di Kabupaten Tabanan. “Pelaksanaan operasi yustisi ini menurunkan 22 personel gabungan,” ungkap Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Nyoman Subagia.

Bacaan Lainnya

Dikatakan, kegiatan yustisi PPKM level II ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian baru. Sasaran lokasi di tempat-tempat wisata dan tempat keramaian lainnya.

”Saat ini adalah hari libur, dan masih dalam suasana libur Natal. DTW Tanah Lot adalah salah satu tempat wisata yang tetap harus diawasi, karena jadi tempat wisata favorit, terutama dalam penerapan prokes,” ujarnya.

Personel yang bertugas pada hari itu dikoordinasikan oleh Kasubbag Dal. Ops. Bag. Ops. Polres Tabanan, Iptu I Nengah Widia, dan Kabid I Satpol PP Kabupaten Tabanan, I Wayan Dadi.

“Kegiatan ini juga sebagai bagian dari kegiatan yustisi, dalam rangka Operasi Kontinjensi Aman Nusa Agung II 2021, dan Operasi Lilin Agung 2021. Pelaksanaan setiap kegiatan mengutamakan penerapan protokol kesehatan,” ujar Iptu Subagia.

Baca juga :  Tiga Karyawan Toko Bangunan Positif Corona

Dalam pelaksanaan yustisi tersebut, tim sempat melakukan teguran lisan terhadap lima orang karena memakai masker tidak sesuai dengan ketentuan.

Tim juga mengajak masyarakat agar senantiasa tetap disiplin dalam menerapkan prokes, tetap memakai masker dengan benar, menjaga jarak saat berinteraksi sosial dengan orang lain, dan menjauhi kerumunan. “Manfaatkan sarana prokes yang telah disediakan di area publik. Gunakan juga aplikasi PeduliLindungi,” imbau Subagia. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.