Tidak Penuhi Syarat Perjalanan, Semua Pengendara Masuk Denpasar Diminta Putar Balik

  • Whatsapp
SUASANA penyekatan di pintu masuk Kota Denpasar, Jumat (16/7/2021). foto: ist

DENPASAR – Pelaksanaan penyekatan pintu masuk Kota Denpasar serangkaian penerapan PPKM Darurat terus digencarkan. Pada Jumat (16/7) pagi, Tim Gabungan yang terdiri atas unsur Polri, TNI, Sat Pol PP dan Dishub ini memerintahkan semua kendaraan yang hendak menuju Kota Denpasar agar putar balik karena tidak memenuhi syarat perjalanan.

Keenam titik tersebut yakni Pos Jalan A. Yani – Jalan Antasura, Pos Simpang Kebo Iwa, Pos Jalan Gunung Salak, Pos Jalan Gunung Sanghyang, Pos Simpang Tohpati dan Pos Jalan Seroja – Jalan Kemuda.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, tiga titik pos penyekatan lainya masih mengijinkan kendaraan masuk menuju Kota Denpasar secara selektif. Yakni Pos Simpang Jalan Cokroaminoto – Jalan Gunung Galunggung yang turut mengganjar pembinaan kepada 5 orang pengendara dan 1 orang pengedara diminta putar balik.

Selanjutnya di Pos Jalan Trenggana – Jalan Trengguli yang sebanyak 5 orang diminta putar balik. Sedangkan penyekatan Jalan Nangka Utara – Jalan Kemuda turut mengganjar pembinaan kepada 2 orang pengendara dan 37 pengendara diminta putar balik.

Tak hanya itu, Tim Gabungan juga melaksanakan sidak penerapan 100 persen WFH bagi sektor nonesensial yang hasilnya 3 usaha diberi pembinaan dan 4 usaha diberi teguran.

Baca juga :  Bank Mandiri Serahkan Bantuan APD di RSUP Sanglah dan RS Unud

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Anom Sayoga mengatakan, pengendara yang diminta putar balik lantaran syarat perjalanan tidak terpenuhi, seperti surat keterangan bekerja, sertifikat vaksinasi dan hasil rapid test/PCR Negatif bagi pelaku perjalanan antar daerah.

Sementara Kadishub Kota Denpasar Ketut Sriawan menambahkan, penyekatan ini bertujuan menekan penularan Covid-19 di Kota Denpasar karena saat ini kasus aktif harian masih tinggi. Karena itu, warga yang hendak menuju Kota Denpasar agar melengkapi diri dengan surat keterangan bekerja, sertifikat vaksinasi dan hasil rapid test antigen atau swab PCR negatif. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.