POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Dewa Gede Puja (52), nelayan yang hilang saat menurunkan jukung untuk melaut di Pantai Pasir Putih, Desa Bugbug, Karangasem ternyata selama ini tidak bisa berenang. Kondisi itu dikatakan salah satu keluarganya, I Gede Astawa, ditemui di lokasi kejadian, Minggu (11/6/2023).
Astawa mengakui Puja sama sekali tidak bisa berenang. Namun, sejak menikah dan menetap di Desa Bugbug, dia sudah ikut melaut dan menjadi pekerjaan utamanya selama ini. Sesekali Puja juga ikut bekerja sampingan sebagai buruh atau pasang dekorasi. “Beliau aslinya dari Bangli tapi menikah dengan orang dari Bugbug, akhirnya memilih untuk menetap di sini sampai saat ini,” kisah Astawa.
Lebih jauh disampaikan, Puja memiliki seorang istri dan tiga anak. Istrinya berdagang di pasar, sedangkan ketiga anaknya bekerja dengan satu di antaranya baru berangkat untuk bekerja di luar negeri.
Mewakili keluarga Dewa Gede Puja, dia sangat berharap korban secepatnya dapat ditemukan dalam keadaan apa pun. Jika berharap untuk tetap hidup, melihat dari situasi ombak dan juga korban yang tidak bisa berenang, dia menilai peluang itu sangat kecil terwujud. “Kami tetap berharap yang terbaik, yang paling penting bagi kami adalah korban secepatnya dapat ditemukan terlebih dahulu,” sebutnya.
Kepala Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana, berujar, proses pencarian untuk hari pertama terhadap nelayan yang hilang diseret ombak sudah dihentikan dengan hasil nihil. Pencarian akan kembali dilanjutkan Senin (12/6/2023) pagi.
“Hari pertama proses pencarian berjalan lancar walau hasilnya masih nihil. Tadi kami sempat terkendala sedikit karena ombak besar dan angin kencang, tapi tidak menjadi halangan bagi kami untuk terus mencari korban. Semoga besok proses pencarian dapat membuahkan hasil,” kata Ngurah Eka.
Informasi sebelumnya, karena hendak menurunkan jukung untuk melaut, sebanyak tujuh nelayan terseret ombak di Pantai Pasir Putih, Desa Bugbug, Karangasem. Akibat musibah tersebut, enam orang berhasil menyelamatkan diri. Nahas, Dewa Gede Puja dinyatakan hilang pada Minggu (11/6/2023) pagi sekitar pukul 07.00 Wita. nad
























