POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin lolos ke semifinal Thailand Open 2026 setelah membungkam wakil tuan rumah Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul 21-16 dan 21-15 pada laga perempatfinal di Stadion Namibutr, Bangkok, Jumat (15/5/2026).
Leo/Daniel menjadi satu-satunya wakil Merah Putih di babak semifinal, setelah ganda putri Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, terpaksa harus mengakui ketangguhan unggulan pertama asal Jepang Rin Iwanaga/Kie Nakanishi. Meski kalah, Isyana/Rinjani sempat memberikan perlawanan sengit sebelum menyerah melalui duel tiga gim 12-21, 21-12, dan 17-21.
“Puji Tuhan bersyukur, lawan tuan rumah tidak mudah hanya kami bisa mengontrol dari awal permainan. Memang setelah interval gim pertama kami sempat agak lengah, jadi kehilangan banyak poin. Namun, setelah itu, kami bisa memperbaikinya,” ujar Daniel seusai pertandingan.
Memulai gim pertama, Leo/Daniel langsung mengambil inisiatif menekan sejak awal dan langsung berbuah manis dengan mengunci enam poin beruntun untuk unggul 6-0. Bermain sangat apik, perlahan namun pasti Leo/Daniel memperlebar keunggulan hingga pertengahan set menjadi 14-4. Dalam posisi unggul cukup jauh, Leo/Daniel akhirnya menutup gim pertama lewat kemenangan 21-16.
Memasuki gim kedua, tempo permainan masih dipegang Leo/Daniel yang tidak membiarkan Peeratchai/Pakkapon leluasa mengembangkan permainan. Terus menekan, Leo/Daniel mampu unggul sembilan poin di pertengahan gim kedua, 13-4. Dalam posisi di atas angin, Leo/Daniel akhirnya menutup kemenangan lewat 21-15.
Di semifinal, Leo/Daniel akan bersua ganda China He Ji Ting/Ren Xiang Yu yang pada laga perempatfinal mengalahkan Zhi Rai Chen/Yu Shieh Lin dengan rubber game 21-14, 15-21 dan 21-11.
Menatap laga sulit di empat besar turnamen BWF kelas super 500 ini, Leo mengatakan akan melakukan persiapan sebaik mungkin dengan waktu yang tersisa. “Dulu pernah bertemu jadi diingat-ingat lagi waktu itu bagaimana dan jangan mengulangi kesalahan yang sama lagi,” tutur Leo, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
Tetap Puas
Sementara, Isyana/Rinjani mengaku banyak memperoleh tekanan dari pola serangan yang dilancarkan Rin Iwanaga/Kie Nakanishi . ”Kami cukup kebingungan terutama di gim pertama. Kemudian, kami bisa main lebih tenang, santai dan fokus di gim kedua. Masuk gim ketiga skornya kejar-kejaran hanya memang kami harus akui mereka bisa lebih tenang di poin-poin akhir,” ujar Isyana
Meski demikian, Rinjani menilai lawannya Rin/Kie juga tampil kurang maksimal karena gagal mengatasi ketegangan di sejumlah momen. Hal tersebut sangat disayangkan oleh Rinjani yang gagal memanfaatkan momentum tersebut untuk bisa berbalik unggul. ”Namun, kami juga tidak bisa ambil kesempatan di gim ketiga, jadi mereka bisa pegang kontrolnya di akhir-akhir,” tutur Rinjani.
Kandas di perempatfinal, Isyana/Rinjani tetap puas dengan hasil yang diperoleh karena sejak babak pertama menemui lawan yang cukup sulit di turnamen BWF kelas super 500 ini.
“Alhamdulillah bisa sampai di perempatfinal karena dari babak pertama lawannya juga tidak mudah, hasil yang harus kami syukuri. Tapi pasti kami mau belajar lagi dan semoga minggu depan di Malaysia Masters bisa mendapat hasil yang lebih baik,” pungkas Rinjani. yes























