Tersentuh Kepedulian Ketut Suiasa, Paket Giri-Asa Diharap Lanjutkan Kepemimpinan Badung

WABUP Suiasa serahkan bantuan paket sembako ke Pemangku dan Srati Banten Desa Adat Tuban, didampingi Bendesa Adat Tuban, Wayan Mendra. Foto: ist
WABUP Suiasa serahkan bantuan paket sembako ke Pemangku dan Srati Banten Desa Adat Tuban, didampingi Bendesa Adat Tuban, Wayan Mendra. Foto: ist

MANGUPURA – Senyum semringah terpancar dari wajah para pemangku dan srati banten Desa Adat Tuban, Jumat (17/7/2020) lalu. Senyuman itu muncul begitu Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, hadir di tengah-tengah mereka, menyerahkan bantuan paket sembako. Alasan mereka gembira, ternyata bukan semata-mata karena paket sembako yang diterima. Melainkan lebih kepada makna dari bantuan yang diberikan.

Dimana sosok Suiasa yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Badung, sangat peduli dengan warga Badung, termasuk para pemangku dan srati banten. Total 111 paket sembako yang diberikan Suiasa kepada para pemangku dan srati banten se-Desa Adat Tuban.

Bacaan Lainnya

Dalam penyerahan tersebut, Suiasa beberapa kali sempat menegaskan bahwa bantuan itu bersifat pribadi. “Bantuan yang sifatnya pribadi ini, kami berikan kepada para pemangku dan srati banten se-Desa Adat Tuban. Ini adalah sebagai wujud perhatian kepada beliau-beliau, yang selama ini secara tulus ikhlas mendoakan alam semesta ini, agar senantiasa santih dan jagadhita. Semoga kita semua termasuk beliau-beliau ini, selalu dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Selain para pemangku dan srati banten, kepedulian yang ditunjukkan Suiasa juga mendapat sambutan hangat Bendesa Adat Tuban, Wayan Mendra. Melihat keikhlasan yang ditunjukkan, Mendra bahkan tegas menyatakan Giri-Asa adalah pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang layak memimpin kembali Badung periode berikutnya.

“Badung ini membutuhkan pemimpin yang berprestasi dan peduli terhadap masyarakatnya. Dan itu, telah dibuktikan oleh pasangan Bupati dan Wakil Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta dan Ketut Suiasa. Jadi beliau-beliau ini kami harap bisa melanjutkan kepemimpinannya di periode berikutnya,” ucap Mendra.

Di periode berikutnya, Mendra berharap hal itu akan menjadi kesempatan bagi pasangan Giri-Asa menuntaskan rencana pembangunan di wilayah Tuban. Yakni rencana penataan terhadap Catus Pata dan Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Tuban. “Kami yakin, Giri-Asa sesungguhnya ingin untuk segera mewujudkan itu. Hanya karena pandemi Covid-19 inilah, akhirnya membuat itu jadi tertunda. Kami harap masyarakat Tuban bisa bersabar,” ujarnya. 023

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses