KARANGASEM – Kerusakan infrastruktur dampak bencana cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Karangasem diprediksi mencapai puluhan miliar.
Kepala Dinas PUPR-Perkim Karangasem, Wedasmara, saat dihubungi Kamis (20/10/2022) mengatakan, dari hasil kajian yang dilakukan, ada 52 titik bencana yang menyebabkan kerusakan infrastruktur di Kabupaten Karangasem dengan estimasi kurang lebih membutuhkan dana hingga Rp19 miliar lebih untuk proses recovery (pemulihan).
‘’Kalau dihitung semua sampai yang terkecil estimasinya kurang lebih membutuhkan dana Rp19 milyar lebih dari 52 titik bencana hasil kajian oleh PUPR,’’ ujarnya.
Untuk saat ini, infrastruktur yang bisa ditangani secara darurat akan dilakukan penanganan dengan mengerahkan petugas lapangan. Sementara untuk kerusakan yang tidak bisa ditangani akan diusulkan melalui kegiatan di tahun 2023.
Itu baru kajian untuk recovery kerusakan infrastruktur saja. Sementara di luar itu, BPBD Karangasem juga menghitung dampak kerugian yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem di luar infrastruktur dan sekolah mencapai Rp1,5 miliar. ‘’Di luar kerusakan infrastruktur sekitar Rp1,5 miliar, ‘’ kata Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa. nad























