Tercecer di Jalan, Uang Rp94 Juta Hilang Misterius

  • Whatsapp

TABANAN – Kadek Redi Areni (31) melapor ke Polsek Baturiti, Tabanan. Dia mengaku kehilangan uang tunai Rp94.188.000. Uang sebanyak itu dikatakannya, Rp64.188.000 milik perusahaan PT Manohara Asri, Badung, dan sisanya Rp30.000.000 uang milik pribadi Areni yang hilang tercecer dalam perjalanan di sekitar Banjar Abianluang, Desa/Kecamatan Baturiti, Tabanan.

Peristiwa dan laporan tersebut pada Sabtu (19/12/2020). “Memang benar ada laporan tersebut, dan selanjutnya masih dalam penyelidikan,” ujar Kapolsek Baturiti, AKP Fahmi Ramdani, saat dikonfirmasi pada Senin (21/12/2020).

Bacaan Lainnya

Kapolsek menerangkan, Areni selaku pelapor dalam laporan kejadian tersebut, menyebut peristiwa itu terjadi pada Sabtu (19/12/2020). Ketika itu sekitar pukul 09.30 Wita, dia bersama anaknya, Putu Suci Septiani, berangkat dari rumah di Banjar Dinas Pancoran, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Buleleng, dengan mengendarai sepeda motor menuju ke jurusan Denpasar.

Ketika itu, katanya, juga dengan membawa tas warna hitam yang berisi uang tunai Rp94.188.000. Tas tersebut digendong anak pelapor. Uang tersebut akan disetorkan ke perusahaan, yaitu PT Manohara Asri di Badung.

Sekitar pukul 11.00 Wita, Areni mengaku sempat berhenti di Bedugul. Anaknya pun sempat mengambil topi dari dalam tas, namun dikatakan lupa menutup atau mengunci kembali tas itu. Selanjutnya, Areni melanjutkan perjalanan menuju ke Denpasar.

Baca juga :  Pantai Melasti Ungasan Bersolek Sambut Pembukaan Pariwisata Internasional

Setiba di Banjar Abianluang, Desa/Kecamatan Baturiti, Areni mengaku disalip kendaraan truk merah, sambil sang sopir mengatakan kepadanya bahwa uang yang ada di tas yang digendong anaknya, Seci, telah berjatuhan dan tercecer di jalan.

Mendengar pemberitahuan tersebut, Areni kemudian berhenti dan mengecek isi tasnya. Dan, ternyata benar, uang yang ada di dalam tas itu sudah tidak ada lagi.

Perjalanan Areni dengan membonceng anaknya itu kemudian berbalik arah, dengan maksud untuk mengecek uang dimaksud yang terjatuh di jalanan. Namun, Areni sudah tidak menemukan uang yang jatuh tersebut, dan hilang mesterius, karena tak tersisa selembar pun.

Areni mengaku sempat syok dan lemas di pinggir jalan. Dia sempat ditolong oleh Pak Lina, warga di Banjar Abianluang. Selanjutnya, dia bergegas meluncur ke kantor perusahaannya di Darmasaba, Lukluk, Badung, untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan perusahaan.

Saran dari perusahaan, Areni agar segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Baturiti. “Terkait laporan kejadian tersebut, kami masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. Untuk itu, kami pun masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi,” ujar Fahmi. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.