KLUNGKUNG – Pemkab Klungkung diminta tidak asal-asalan membuat proyek di sebuah tempat fasilitas publik yang dimiliki pemerintah. Sebab, belum lama ini, peserta vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Banjarangkan merasa aneh ketika memanfaatkan fasilitas publik berupa toilet di Puskesmas Banjarangkan II.
Toilet duduk yang akan digunakan ada dua dengan kondisi saling berhadapan. Pengguna toilet jelas risi ketika ada dua orang bersamaan menggunakan, karena tidak ada sekat tembok dalam toilet itu.
Temuan kondisi fasilitas publik ini menjadi sorotan anggota DPRD Klungkung, Gde Artison Andarawata. Politisi dari Kecamatan Banjarangkan ini minta Pemkab Klungkung introspeksi diri terhadap perencanaan fisik dengan baik. Pun harus mengacu kebutuhan serta sisi ergonomis atau kemanfataan.
“Karena anggaran kita minim, lahan kita minim, seharusnya diarahkan pembangunan dengan hasil yang maksimal sampai detail sekecil-kecilnya bermanfaat. Jangan asal proyek,” serunya bernada menyesalkan. baw























