Target Pajak Kendaraan Baru Berpotensi Tidak Tercapai

  • Whatsapp
KEPALA UPTD PPRD Provinsi Bali di Karangasem, I Gusti Nyoman Adi Wijaya. Foto: nad
KEPALA UPTD PPRD Provinsi Bali di Karangasem, I Gusti Nyoman Adi Wijaya. Foto: nad

KARANGASEM – Masih anjloknya situasi ekonomi akibat pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap pendapatan di sektor pajak dan retribusi kendaraan bermotor, terutama kendaraan baru. Seperti dialami UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Provinsi Bali di Karangasem, yang berpotensi tidak mencapai target pajak kendaraan baru. 

Kepala UPTD PPRD Provinsi Bali di Karangasem, I Gusti Nyoman Adi Wijaya, Senin (5/4/2021) mengungkapkan, target pajak kendaraan baru yang dipatok UPTD Samsat Karangasem untuk tahun 2021 senilai Rp45 miliar. Dari target itu, dia mengakui berpotensi tidak terpenuhi, karena daya beli masyarakat sangat rendah akibat dirundung pandemi.

Bacaan Lainnya

Pemasukan pajak kendaraan baru yang masuk per hari hanya lima unit, itu pun untuk roda dua. Pada triwulan pertama tahun ini, jelasnya, capaiannya baru terpenuhi 10,63 persen. Padahal sebelum terjadi pandemi, daya beli masyarakat untuk kendaraan baru terbilang tinggi. Terbukti, pajak kendaran baru masuk 50 hingga 100 unit per hari di Karangasem. 

Sementara pajak kendaraan bermotor untuk tahun 2021 dipatok Rp50 miliar lebih. Dia optimis tahun ini targetnya tercapai. Hal itu bisa dilihat pada triwulan pertama sudah terhimpun Rp28 miliar. Untuk pelayanan, Samsat akan membuka Samsat Drive Thrue sebagai upaya mempercepat pelayanan, dan rencana beroperasi mulai pertengahan April 2021.

Baca juga :  Gubernur Koster Klaim Kasus Covid-19 di Bali Tertangani dengan Baik

“Tinggal menunggu peralatan seperti komputer dan kesiapan jaringan internet serta perangkat lunak,” pungkasnya. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.