Tak Kapok 3 Kali Masuk Bui, Semiarta Kembali Curi Motor

NENGAH Nengah Semiarta, pelaku pencurian motor saat dihadirkan di Mapolres Buleleng, Senin (31/7/2023) siang. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BULELENG – I Nengah Semiarta, pria asal Desa Subaya, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, seakan tak pernah kapok berurusan dengan pihak Kepolisian. Bagaimana tidak, pria 30 tahun itu sebelum nya telah tiga kali masuk jeruji besi. Kini dia kembali berulah dengan mencuri sepeda motor di wilayah Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula, Buleleng.

Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Picha Armedi, mengatakan, penangkapan Semiarta berawal dari laporan Made Ardiman, warga Desa Penuktukan, yang mengaku kehilangan sepeda motor saat memancing di pantai setempat pada (16/6/2023).

Read More

Dari laporan tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan. “Pelaku ini ditangkap pada 26 Juli 2023 di tempat persembunyiannya yang berada di Kabupaten Karangasem,” ungkap AKP Picha, Senin (31/7/2023) di Mapolres Buleleng.

Dari pengembangan yang dilakukan polisi, pelaku juga diketahui melakukan aksi pencurian di beberapa lokasi lain di beberapa kabupaten. Tersangka juga mengaku melakukan pencurian dengan membobol rumah sebanyak 6 kali di Kabupaten Gianyar, penggelapan sepeda motor dan pencurian ayam di Kabupaten Bangli, pencurian sepeda motor di Kabupaten Karangasem, dan sepeda motor di Kabupaten Klungkung.

“Tersangka ini polanya berpindah-pindah, uangnya habis, mencuri lagi. Kalau bensin motornya habis, ditinggal, dan mencuri lagi,” imbuh AKP Picha.

Tersangka menghirup udara bebas pada tahun 2022 lalu. Sebelumnya, tersangka ditangkap karena melakukan pencurian sepeda motor. Atas ulahnya, tersangka Semiarta dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Tersangka sekarang sudah yang keempat kali ditahan. Setelah di sini nanti kasusnya akan dilimpahkan ke wilayah hukum di tempat tersangka mencuri,” tutup AKP Picha.

Sementara itu, Semiarta mengaku melakukan pencurian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ditambah saat ini, dia sedang tidak mempunyai pekerjaan. “Saya tidak punya kerjaan. Mencuri untuk dipakai kebutuhan sehari-hari. Dulu sempat jadi sopir dan juga buruh serabutan,” katanya. edy

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.