Tak Hanya SDN 6 Padangsambian, Plafon SDN 4 Ubung Juga Jebol, Begini Kondisinya Terkini

KABID Pembinaan SD Disdikpora Denpasar, I Nyoman Suriawan, mengecek plafon ruang kelas SDN 4 Ubung yang jebol, Selasa (9/9/2025). Foto: ist
KABID Pembinaan SD Disdikpora Denpasar, I Nyoman Suriawan, mengecek plafon ruang kelas SDN 4 Ubung yang jebol, Selasa (9/9/2025). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Hujan yang mengguyur wilayah Denpasar pada Selasa (9/9/2025) menyebabkan plafon ruang kelas sekolah jebol. Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, mendapat laporan dua sekolah yang plafonnya jebol.

Pertama plafon sekolah jebol dilaporkan terjadi di SDN 6 Padangsambian, dan yang kedua plafon ruang kelas yang jebol terjadi di SDN 4 Ubung. Adanya laporan tersebut, Disdikpora mengaku sudah menurunkan tim untuk melakukan survei lebih lanjut.

Read More

Jebolnya plafon di SDN 6 Padangsambian mendapat atensi khusus Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Wali Kota langsung meninjau kondisi plafon jebol di salah satu ruang kelas SDN 6 Padangsambian, Desa Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Selasa (9/9/2025). Dalam peninjauan tersebut, Jaya Negara menekankan agar perbaikan dilakukan secepatnya agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM).

Untuk itu, Jaya Negara langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar bersama Disdikpora agar mengambil langkah cepat dalam melakukan perbaikan plafon. “Perbaikan ini harus segera ditangani agar kegiatan belajar mengajar tidak terhambat dan anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan aman,” ujar Jaya Negara.

Pihaknya juga menegaskan bahwa Pemkot Denpasar akan terus berkomitmen dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, sehingga para siswa dapat menempuh pendidikan dengan baik di lingkungan sekolah yang layak dan memadai.

Sementara itu, plafon ruang kelas di SDN 4 Ubung terjadi Selasa (9/9/2025) siang. Menurut pihak sekolah, ambruknya plafon ruang kelas VIA yang berada di lantai 2 sekitar pukul 13.25 Wita, setelah kegiatan belajar berakhir.

‘’Saat itu ruang kelas sudah kosong karena anak-anak sudah pulang 45 menit sebelum kejadian. Saat kejadian, kami (guru-guru) mengikuti kegiatan kombel di lantai bawah di ruang kelas IVB. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh, kami kira tembok pembatas sekolah antara SDN 3 dengan SDN 4 Ubung yang rubuh. Setelah dicek ternyata plafon kelas VIA yang jebol,’’ ujar Kepala SDN 4 Ubung, Luh Gede Fera Yulia Dewi.

Fera mengatakan, pihaknya telah melaporkan kondisi plafon yang rubuh itu ke Disdikpora Denpasar pertengahan Agustus lalu untuk meminta perbaikan. ‘’Namun belum sempat diperbaiki sudah duluan jebol,’’ ujar Fera, sembari mengatakan, untuk sementara proses belajar direlokasi ke ruangan lain. ‘’Kebetulan kami kelebihan ruangan,’’ imbuhnya.

Kabid Pembinaan SD Disdikpora Denpasar, I Nyoman Suriawan, yang turun ke SDN 4 Ubung, mengatakan, kerusakan plafon bahannya dari gypsum, sehingga rentan terhadap air. Pihaknya menduga pada bagunan tersebut juga terdapat kebocoran, sehingga rentan terkena air.

‘’Kami segera melakukan langkah teknis agar perbaikan plafon dapat dilaksanakan secepat mungkin. Hal ini menjadi prioritas kami agar siswa dan guru dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman di ruang kelas,” jelasnya. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.