Tak Hanya Membobol SMP PGRI 7 Denpasar, Ini Daftar Sekolah yang Pernah Disatroni Taufik

  • Whatsapp
PELAKU Taufik Hidayat pencuri belasan laptop SMP PGRI 7 Denpasar diamankan polisi. Foto: Ist
PELAKU Taufik Hidayat pencuri belasan laptop SMP PGRI 7 Denpasar diamankan polisi. Foto: Ist

DENPASAR –  Taufik Hidayat asal Jalan Pulau Biak Gang 18 Nomor 6B Denpasar Barat, pelaku pembobolan SMP PGRI 7 Denpasar menangis saat mengakui kesalahannya di Mapolresta Denpasar, pada Senin (27/4/2020). Selain menyesal, dia menangis karena merasa kesakitan setelah kaki kanannya ditembak oleh polisi.

Taufik ditangkap polisi saat sedang duduk di teras kosnya. Sebelumnya, polisi melakukan penyelidikan raibnya belasan laptop milik SMP PGRI 7 Denpasar. Penyelidikan juga dilakukan dengan mendatangi tempat jual beli laptop di RTC Rimo Jalan Diponegoro, Denpasar Barat. Di sana, ada pembeli memberi keterangan bahwa ada yang menjual laptop bekas ke pihaknya.

Bacaan Lainnya

Setelah meminta keterangan dari pembeli laptop menerangkan bahwa pelaku bernama Taufik dengan perawakan rambut tipis badan besar dan bertato tinggal di sekitaran Jalan Pulau Biak.

Pelaku mengakui perbuatannya melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan spesialis membobol kantor sekolahan. Namun saat dilakukan pengembangan menunjukkan lokasi kejadian, ia berusaha kabur sehingga ditembak polisi.

Kepada polisi, pelaku mengaku telah melakukan tindak pidana pencurian sebanyak 8 TKP dengan sasaran sekolah-sekolah, yaitu SMP PGRI 7 Panjer Jalan Waturenggong, SD 14 Dangin Puri Jalan Surapti, SMA Harapan Jalan Raya Sesetan, SDN 3 Pemecutan Jalan Gunung Penulisan, Yayasan Erlangga Jalan Akasia, SDN 5 Pedungan, SD di Jalan Batukaru dan SD di Jalan Tukad Banyusari.

Baca juga :  Evaluasi Tumpang-tindih Regulasi Pilkada 2020, KPU Matangkan Langkah Menuju Pemilu-Pilkada 2024

“Masih kita dalami dan kembangkan lebih lanjut. Karena tidak menutup kemungkinan masih ada TKP yang lain,” ujar Direktur Krimum Polda Bali Kombes Andi Fairan, Selasa (28/4/2020) siang.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan, 9 unit laptop Lenovo, satu unit laptop Toshiba, tiga unit laptop Assus, satu proyektor merk Sony, satu buah kamera merk Cannon EOS 1100D dan satu buah handycam Sony. Kini pelaku diamankan di Mapolresta Denpasar untuk diproses lanjut. r/tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.